Sukses

Menyiasati Salam Tempel di Masa Pandemi Virus Corona Covid-19

London- Umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Idul Fitri dalam hitungan hari. Lebaran merupakan salah satu hari yang disambut dengan suka cita sebagai hari kemenangan setelah berpuasa selama satu bulan penuh.

Salah satu momen yang paling ditunggu dan rutin dilakukan selama Idul Fitri khususnya di Indonesia adalah tradisi ‘salam tempel’. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), salam tempel berarti salam yang disertai uang (atau amplop berisi uang) dan sebagainya yang diselipkan dalam tangan orang yang disalami.

Salam tempel biasanya diberikan oleh kerabat dekat yang lebih tua dan sudah bekerja kepada kerabat yang lebih muda maupun dari mereka yang lebih muda kepada orang tua sebagai salah satu wujud tanda sayang dan perhatian mereka.

Namun, di tengah suasana pandemi virus corona Covid-19 yang belum terlihat tanda-tanda membaik, sebagian besar masyarakat tidak bisa menemui kerabat dekat di luar kota karena himbauan tegas dari pemerintah untuk tidak mudik. Penerapan PSBB juga menghalangi kesempatan silaturahmi  Lebaran walau tinggal di kota yang sama.

Kalaupun bisa bertemu, salam tempel Lebaran tentu masih berisiko menjadi media penyebaran virus melalui droplet yang ada di amplop atau uang yang ada di dalam amplop tersebut.

2 dari 2 halaman

Online

Melihat hal tersebut, OY! Indonesia, aplikasi pintar untuk solusi finansial dari Indonesia membuat gerakan salam tempel melalui aplikasi.

Salam tempel dapat diberikan melalui transfer antar bank atau top up e-wallet, selain mengurangi potensi penyebaran virus corona, salam tempel melalui OY! juga lebih fleksibel dan mudah karena bisa dilakukan di manapun. Artinya, walaupun kondisi sedang sulit, masyarakat dapat tetap berbagi kebaikan dengan kerabat dekatnya.

OY! juga menghadirkan fitur transaksi antar bank dan top up yang bebas biaya admin untuk membuat pengeluaran masyarakat menjadi lebih efisien di masa sulit ini. Dengan adanya fitur-fitur ini, diharapkan silaturahmi tetap terjaga walau sedang berada di tengah pandemi virus corona Covid-19.