5 Tips Terhindar dari Gangguan Kesehatan Mental Selama Karantina Corona Covid-19

Karantina corona Covid-19 mungkin menjadi masa yang sangat sulit bagi remaja, ada beberapa hal yang bisa membantu mengatasinya.

Diterbitkan 08 April 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kecemasan Anda saat ini akan membantu Anda untuk membuat keputusan penting yang harus dilakukan dalam kondisi saat ini, seperti untuk tidak berkumpul dengan banyak orang di tempat umum dan mencuci tangan dengan air dan sabun secara rutin.

Untuk menghindari kecemasan yang berlanjut, pastikan Anda membaca berbagai sumber tepercaya dan tepat mengenai COVID-19. Hal tersebut dapat menjaga Anda untuk tetap tenang, namun selalu waspada.

Jika Anda mengalami kecemasan karena mengalami berbagai gejala seperti pusing, mual, batuk, dan demam, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memberitahu kondisi yang Anda rasakan kepada orang yang lebih tua, agar mereka dapat membantu dan memberi saran terbaik.

Cara Baru Berhubungan dengan Teman

2. Temukan cara baru untuk berhubungan dengan teman

Jika Anda ingin menghabiskan waktu bersama teman untuk sekadar berbincang atau berbagi canda tawa dalam masa karantina saat ini, temukan cara lain agar Anda tidak perlu keluar dari rumah.

Banyak media sosial yang dapat Anda gunakan untuk berkomunikasi dengan mereka dan tidak mengharuskan Anda untuk keluar rumah, contohnya Skype, google Hangout, atau zoom yang dapat membuat Anda bertatap muka langsung denga teman-teman Anda dari kejauhan.

3. Membuat kegiatan baru di Rumah

Mungkin satu di antara hal yang dapat dilakukan untuk terhindar dari kecemasan dan stres adalah membuat diri Anda tetap sibuk melakukan sesuatu setiap harinya.

Berdiam diri tidak melakukan apa pun dapat mengakibatkan munculnya berbagai pikiran negatif yang dapat menyebabkan kecemasan pada diri Anda.

Maka, buat diri Anda sesibuk mungkin dengan berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di rumah, seperti berkebun, belajar bermain alat musik, menonton film, membaca buku, dan bermain gim.

Menyelami Perasaan

4. Rasakan lebih dalam perasaan yang sedang dialami

Kehilangan suatu acara bersama teman, hobi, dan berbagai acara lainnya yang tertunda karena COVID-19 mungkin menjadi sesuatu yang sangat mengecewakan.

Cara terbaik untuk mengatasi kekecewaan ini adalah, membiarkan diri Anda merasakannya. Ketika memiliki perasaan kecewa yang menyakitkan, jalan satu-satunya adalah melewatinya dan bukan menghindarinya.

Rasakan kesedihan yang Anda alami. Jika sudah dapat merasakannya, Anda akan melewatinya dan akan membaik dengan sendirinya. Jangan menumpuk kesedihan karena hal tersebut tidak baik bagi kesehatan mental.

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah berbagi kesedihan dan menceritakannya kepada teman. Hal tersebut dapat mengurangi rasa sakit yang Anda alami karena merasa kecewa terhadap suatu hal.

5. Berbaik hati kepada diri sendiri dan orang lain

Ada anak-anak atau remaja yang masih menjadi objek perundungan pada masa pandemi COVID-19 saat ini. Jangan menambah beban teman, dengan melakukan perundungan terhadap mereka. Bantu mereka menyelesaikannya atau melaporkan kepada orang yang lebih tua untuk membantu mereka menanganinya.

Jika Anda menyaksikan ada teman diintimidasi, datangi mereka dan cobalah untuk menawarkan bantuan dan dukungan.

Tidak melakukan apa pun dapat membuat orang itu merasa semua orang membenci mereka atau tidak ada yang peduli. Buat perbedaan dengan membantu teman melewati situasi sulit ini.

Sumber: UNICEF

Disadur dari Bola.com (Penulis Rheza Aditya Gradianto / Editor Aning Jati, Published 8/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rheza Aditya Gradianto, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan