Liputan6.com, Jakarta- Pandemi virus corona covid-19 masih menghantui dunia. Negara-negara di dunia pun masih sibuk memerangi infeksi yang berkembang, serta menerapkan berbagai strategi jarak sosial dan mencoba intervensi fiskal awal untuk menstabilkan pasar.
Mengelola krisis kesehatan langsung menjadi sangat penting dan diperlukan untuk stabilitas ekonomi, para ahli telah mulai menilai bagaimana pemulihan akan terlihat setelah Virus Corona covid-19 jenis baru mulai menurun dan negara mana yang paling mampu bangkit kembali.
Untuk lebih memahami hal ini, Indeks Ketahanan Global 2019 (Global Resiliance Ioleh perusahaan asuransi FM Global menjadi acuannya.
Indeks tersebut memberi peringkat ketahanan lingkungan bisnis di 130 negara, berdasarkan faktor-faktor seperti stabilitas politik, tata kelola perusahaan, lingkungan risiko, logistik rantai pasokan, dan transparansi.Â
Melansir laman BBC, Senin (6/4/2020), berikut adalah 5 negara di dunia yang diprediksi akan mengalami pemulihan paling cepat dari pandemi Virus Corona COVID-19:Â
Â
**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.
1. Denmark
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1582756/original/021176900_1493783492-000_Par6517460.jpg)
Berada di peringkat kedua dalam indeks, Denmark mendapat nilai tinggi untuk pelacakan rantai pasokannya dan korupsi pemerintah yang rendah. Negara ini juga bergerak cepat ketika mulai memberlakukan langkah-langkah social distancing untuk mencegah penyebaran virus.
Mereka mengumumkan penutupan sekolah dan bisnis swasta yang tidak penting pada 11 Maret dan menutup perbatasannya bagi orang asing pada 14 Maret, ketika negara itu hanya memiliki beberapa kasus positif. Tetapi langkah itu sudah terbukti efektif.
"Flu biasa telah turun 70% dibandingkan tahun lalu, yang harus menjadi indikator yang baik tentang efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah," kata Rasmus Aarup Christiansen, mitra pengelola Pissup Tours, yang berbasis di Copenhagen.
"Awalnya saya skeptis tetapi melihat bagaimana hampir semua negara lain telah mengambil langkah yang sama [seperti penutupan dan penutupan perbatasan] segera setelah Denmark, tampaknya pemerintah melakukan hal yang benar."
Budaya Denmark, yang cenderung mempercayai otoritas dan bersedia berdiri bersama untuk tujuan bersama, juga berdampak pada efektivitas langkah-langkah tersebut.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3067166/original/053415800_1583238419-20200303-Menengok-Kondisi-Terkini-Kota-Wuhan-2.jpg)