7 Khasiat Jahe bagi Tubuh, Bisa Redakan Mual dan Nyeri Otot

Jahe ada satu di antara jenis herbal yang sangat menyehatkan untuk tubuh

Diterbitkan 31 Maret 2020, 21:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jahe tidak memiliki dampak langsung, tetapi mungkin efektif dalam mengurangi perkembangan nyeri otot sehari-hari.

Hal ini diyakini karena jahe mengandung sifat anti-inflamasi.

Mengurangi Nyeri Menstruasi

3. Mengurangi Osteoartritis

Osteoartritis adalah peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. 

Dalam uji coba terhadap 247 orang dengan osteoarthritis lutut, mereka yang mengambil ekstrak jahe merasakan sakit yang lebih sedikit dan membutuhkan lebih sedikit obat penghilang rasa sakit.

Studi lain menemukan kombinasi jahe, damar wangi, kayu manis, dan minyak wijen yang dioleskan, dapat mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada pasien osteoarthritis.

4. Mengurangi Nyeri Menstruasi

Nyeri haid (dismenore) mengacu pada rasa sakit yang dirasakan selama siklus menstruasi wanita.

Satu di antara kegunaan tradisional jahe adalah untuk menghilangkan rasa sakit, termasuk nyeri haid.

Dalam satu penelitian, 150 wanita diperintahkan untuk mengonsumsi satu gram bubuk jahe per hari, selama tiga hari pertama periode menstruasi.

Jahe berhasil mengurangi rasa sakit, sama efektifnya dengan obat asam mefenamat dan ibuprofen.

Jahe sebaiknya dikonsumsi di masa awal menstruasi untuk mendapatkan khasiatnya.

Menurunkan Kadar Kolesterol

6. Menurunkan Kadar Kolesterol

Tingginya kadar LDL lipoprotein (kolesterol jahat) terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Makanan yang Anda makan dapat memiliki pengaruh kuat pada kadar LDL.

Dalam studi 45 hari terhadap 85 orang dengan kolesterol tinggi, tiga gram bubuk jahe menyebabkan penurunan yang signifikan pada sebagian besar penanda kolesterol.

Hal ini didukung oleh penelitian pada tikus hipotiroid, di mana ekstrak jahe menurunkan kolesterol LDL hingga tingkat yang sama dengan atorvastatin obat penurun kolesterol.

Kedua studi ini juga menunjukkan pengurangan kolesterol total dan trigliserida darah.

Ada beberapa bukti, baik pada hewan maupun manusia, jahe dapat menyebabkan penurunan kolesterol LDL dan kadar trigliserida darah secara signifikan.

7. Memerangi Infeksi

Gingerol, zat bioaktif dalam jahe segar, dapat membantu menurunkan risiko infeksi.

Faktanya, ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.

Ekstrak jhe sangat efektif melawan bakteri mulut yang dikaitkan dengan penyakit radang pada gusi, seperti gingivitis dan periodontitis.

Jahe segar juga efektif melawan virus RSV, penyebab umum infeksi pernapasan.

Sumber: Healthline

Disadur dari Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rheza Aditya Gradianto, Thomas, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan