UFC Tetap Gelar Pertarungan di Tengah Serangan Virus Corona

Promotor seni bela diri campuran (MMA) UFC bakal tetal tetap menggelar pertarungan di tengah ancaman virus Corona

Diterbitkan 14 Maret 2020, 20:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Las Vegas - Promotor seni bela diri campuran (MMA) UFC bakal tetal tetap menggelar pertarungan di tengah ancaman virus Corona. Presiden UFC Dana White menegaskan pihaknya berusaha tenang menghadapi COVID-19.

"Semua orang panik. Ketimbang demikian, kami akan tampil dan bekerja sama dengan dokter, para petugas kesehatan, dan pemerintah untuk mencari tahu bagaimana caranya agar dapat menjaga keamanan olahraga ini dan menemukan cara agar dapat terus menyelenggarakan pertarungan," kata Presiden UFC Dana White​​​​​​ kepada ESPN.

Duel di Brasil (14 Maret) dan Inggris (21 Maret) berlangsung sesuai jadwal. Sementara pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Portland (28 Maret) dan Columbus (11 April) pada 11 April dipastikan digeser ke Las Vegas.

Pasalny

a, negara bagian letak kedua kotak tersebut melarang berkumpulnya massa dalam jumlah besar. Kedua pertarungan itu akan diselenggarakan tanpa penonton.

"Kami bergerak maju dengan empat ajang siaran langsung UFC. Namun kami akan beradaptasi dengan situasi-situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata White.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Ajang Besar di Depan Mata

UFC merupakan promotor seni bela diri campuran terbesar di dunia. Ajang terbesar di depan mata berlangsung pada 18 April mendatang melibatkan Khabib Nurmagomedov melawan Tony Ferguson.

Rencana digelar di Barclays Center, Gubernur New York Andrew Cuomo menegaskan larangan berkumpulnya massa sejak 11 Maret karena ancaman virus Corona. Sejauh ini UFC belum mengumumkan sikap terkait ajang tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hendra Kurniawan Bidik Gelar Juara Bersama UMI Bekasi di Liga Voli Mahasiswa, Pengalaman Timnas dan Proliga Jadi Modal

Harley Ikhsan, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Copy Link
Batalkan