Fakta-Fakta Serangan Jantung yang Menimpa Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari

Ashraf Sinclair, artis sinetron yang juga suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari meninggal dunia pada Selasa pagi. Dia diduga alami serangan jantung.

Diterbitkan 18 Februari 2020, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair tutup usia pada Selasa (18/2/2020) pukul 3.40 pagi. Meninggalnya pria kelahiran Malaysia ini cukup mengejutkan dan diduga akibat serangan jantung.

Serangan jantung seperti yang dialami Ashraf Sinclair ini memang patut diwaspadai. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan nama 'morning surge', kondisi yang berhubungan dengan kadar hormon kortisol yang meningkat di pagi hari dan menurun di malam hari.

Salah seorang pakar kesehatan dari Harvard Medical School, Howard E. LeWine, M.D., yang juga Chief Medical Editor, Harvard Health Publishing mengatakan, tekanan darah biasanya turun saat tidur. Kemudian kembali ke tingkat yang biasa sebelum Anda bangun. Namun, beberapa orang dengan tekanan darah tinggi memiliki pola tertentu atau bisa lebih tinggi di pagi hari dibandingkan dengan siang hari.

"Beberapa alasan bisa menjadi penyebabnya. Semisal ketika pil (obat hipertensi) tidak efektif selama 24 jam penuh. Anda mungkin perlu membagi satu atau dua pil untuk dikonsumsi di waktu yang berbeda. Tentu dengan rekomendasi dokter jantung Anda," katanya, seperti dimuat health.harvard.edu.

Alasan lain, kata Howard, serangan jantung bisa terjadi karena penggunaan alkohol secara berlebihan hingga meningkatkan tekanan darah. "Jadi, jika Anda minum alkohol, pertahankan agar tidak lebih dari satu gelas per hari."

 

Saksikan Video terkait Serangan Jantung di Bawah Ini

Darah Tinggi

Kondisi lainnya terjadi akibat sleep apnea, yang kerap kita ketahui sebagai penyebab lain dari tekanan darah tinggi di pagi hari. Sleep apnea menyebabkan saluran napas bagian atas menyempit atau otot pernapasan berhenti bergerak. Napas yang berhenti sementara ini bisa terjadi ratusan kali setiap malam.

"Sleep apnea memberi tekanan pada tubuh hingga meningkatkan kadar adrenalin dan tekanan darah naik. Gejala sleep apnea yang paling umum adalah dengkuran keras, kualitas tidur yang buruk dan rasa kantuk yang berlebihan di siang hari. Beberapa orang mengalami sakit kepala pada pagi hari," ujarnya.

"Penting untuk melakukan konsultasi dengan dokter Anda tentang kemungkinan penyebab tekanan darah pagi. Selain itu, menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi lebih banyak makanan nabati, dan berolahraga secara teratur membantu menurunkan tekanan darah setiap saat sepanjang hari," katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Fitri Syarifah, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan