Kenali 10 Penyebab Gigi Ngilu Berkepanjangan, Jangan Sepelekan

Gigi terasa ngilu berkepanjangan jelas sangat mengganggu. Berbagai aktivitas yang kita lakukan pun jadi tidak enak lantaran gigi ngilu.

Diperbarui 17 November 2021, 20:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Paparan pada panas ekstrem atau dingin bisa membuat gigi lebih sensitif dan lebih berisiko menimbulkan ngilu berkepanjangan.

5. Sering menggemeretakkan gigi

Sering menggemeretakkan gigi dapat menyebabkan sensitivitas gigi kronis yang menyebabkan ngilu berkepanjangan. Menggemeretakkan gigi bisa merusak enamel dan mengganggu dentin, atau lapisan tengah gigi, yang berisi tabung berlubang yang mengarah ke saraf.

Stres tinggi dan kurang tidur dapat meningkatkan kebiasaan menggemeretakkan gigi.

6. Menyikat gigi terlalu kuat

Kadang-kadang sensitivitas gigi berasal dari menyikat dengan terlalu kuat. Menyikat gigi yang kuat dapat merusak lapisan pelindung gigi dan mengekspos dentin gigi. Ketika tabung ini terpapar suhu ekstrem atau makanan yang asam atau lengket, sensitivitas dan ketidaknyamanan gigi dapat terjadi.

7. Plak yang menumpuk

Penumpukan plak yang berlebihan dapat menyebabkan enamel gigi aus yang menyebabkan gigi ngilu berkepanjangan. Ini karena gigi kehilangan perlindungan yang diberikan oleh enamel. Plak tidak hanya menggerogoti gigi tetapi juga gusi yang menyebabkan sensitivitas pada keduanya.

Untuk mengurangi penumpukan plak, lakukan rutinitas perawatan mulut yang baik yang meliputi penyikatan dan flossing secara menyeluruh.

8. Masalah asam lambung

Sakit maag atau gastroesophageal reflux disease (GERD) dapat menyebabkan asam lambung mengalir ke mulut (refluks). Sifat asam ini dapat mengikis enamel gigi yang menyebabkan gigi ngilu.

9. Sikat gigi yang salah

Menggunakan jenis sikat gigi yang salah juga dapat menjadi penyebab gigi ngilu berkepanjangan. Menggunakan sikat gigi yang kasar dapat merusak lapisan pelindung gigi. Solusi paling sederhana adalah beralih ke sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut. Pastikan juga untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

10. Produk perawatan gigi dengan pemutih

Banyak produsen menambahkan bahan kimia pemutih gigi ke formula pasta gigi. Beberapa orang bisa lebih sensitif pada bahan ini. Bahan pemutih juga tak hanya ditemukan pada pasta gigi namun juga produk lainnya seperti strip pemutih atau lainnya.

Produk ini membuat kamu berisiko lebih tinggi terhadap sensitivitas gigi. Rasa sakit pada gigi yang disebabkan oleh pemutihan gigi seringkali bersifat sementara dan biasanya akan mereda jika berhenti menggunakannya.

(Anugerah Ayu Sendiri/Septikah Siddiqiyah)

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan