3 Alasan Liverpool Harus Pulangkan Coutinho

Pemain yang dipinjam Bayern Munchen dari Barcelona, Philippe Coutinho berpotensi besar kembali ke mantan klubnya, Liverpool.

Diterbitkan 11 Februari 2020, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liverpool - Philippe Coutinho bukanlah sosok asing buat publik Anfield. Coutinho pernah berkostum Liverpool pada 2013 hingga 2018.

Setelah itu, eks pemain Inter Milan itu memutuskan hengkang ke klub raksasa La Liga, Barcelona. Klub berjuluk Los Cules itu mendatangkan Coutinho dari Liverpool dengan mahar 120 juta euro.

Pada setengah musim pertamanya, Coutinho mencatatkan delapan gol dan lima assist di semua ajang. Kemudian pada musim berikutnya, performa Coutinho bisa dibilang menurun alias jeblok bersama Barcelona.

Kondisi tersebut membuat manajemen El Barca memutuskan meminjamkan Coutinho ke klub asal Jerman, Bayern Munchen, pada jendela transfer musim panas lalu. Namun, bersama Die Rotten Coutinho belum tampil mengesankan.

Itu artinya peluang Coutinho dipermanenkan Bayern Munchen bisa dibilang tipis. Baru-baru ini klub pemilik Coutinho, Barcelona kabarnya ingin melepas sang pemain pada bursa transfer musim panas mendatang.

Beberapa klub juga dikabarkan ingin mengamankan tanda tangan sang pemain pemain, satu di antaranya ialah Liverpool. Banyak pertanyaan yang beredar mungkinkah Liverpool kembali memboyong Coutinho?

Ada beberapa alasan mengapa Liverpool harus mendatangkan Coutinho. Berikut ini Bola.com merangkum dari Sportskeeda, Senin (10/2/2020), 3 alasan Liverpool harus membawa pulang Philippe Coutinho.

 

Saksikan video pilihan berikut ini

Bisa Menjadi Sosok Kreatif di Lini Tengah

Tak bisa dipungkiri, Liverpool tampil memukau musim ini. Gelar Premier League musim 2019-2020 sudah di depan mata.

Skuat asuhan Jurgen Klopp itu hanya membutuhkan enam kemenangan lagi untuk memastikan gelar yang terakhir diraih pada 1989-1990. Meski tampil gemilang musim ini, bukan berarti The Reds tanpa kelemahan.

Liverpool memiliki satu kekurangan besar, yakni kurangnya kreativitas di lini tengah. Saat ini, pemain yang mengisi lini tengah The Reds ialah Jordan Henderson, Fabinho, Georginio Wijnaldum, dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Namun, dari keempat pemain tersebut hanya menghasilkan lima assist. Liverpool tak memiliki sosok playmaker sejak Coutinho hengkang Januari 2018.

Hal tersebut tentunya yang menjadi alasan kuat mengapa Liverpool harus kembali mendatangkan Coutinho musim panas nanti. Karena Coutinho dianggap sosok kreatif lewat operannya yang tidak dimiliki pemain seperti Henderson dan Wijnaldum.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Satu di antara ciri kepelatihan Jurgen Klopp saat mendatangkan pemain tengah baru ialah adaptasi yang cukup lama. Tak mudah bagi Klopp untuk membuat lini tengah yang solid dengan pemain baru. Beberapa pemain seperti Mohamed Salah atau Virgil van Dijk mungkin langsung menyatu dengan skema Klopp, tapi tidak untuk pemain yang beroperasi di lini tengah. Contohnya Fabinho, pada musim pertamanya, pemain asal Brasil tersebut terlihat belum terbiasa dengan skema Klopp dan intensitas ajang Premier League yang lebih mengandalkan kecepatan. Namun, perlahan Fabinho bisa menjadi satu di antara gelandang yang kukuh di Premier League. Hal serupa yang dilakukan Alex Oxlade-Chamberlain pada awal kariernya di Anfield. Di sisi lain, jika Coutinho kembali bergabung tentunya tak membutuhkan waktu adaptasi yang lama. Coutinho sudah pernah bekerja sama dengan Klopp sebelum hengkang.

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Adyaksa Vidi, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan