Statistik yang Membuktikan Bali United Layak Juara Shopee Liga 1 2019

Bali United juara Shopee Liga 1 2019 dengan kompetisi menyisakan empat pertandingan.

Diterbitkan 02 Desember 2019, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Bali United mengamankan titel Shopee Liga 1 2019 setelah menaklukkan Semen Padang 2-0 di Stadion H Agus Salim, Padang, Senin (2/11/2019). Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan dominasi anak asuh Stefano Cugurra 'Teco' pada musim ini.

Laskar Serdadu Tridatu jadi jawara dengan menyisakan empat pertandingan lagi. Pesaing terdekat mereka Borneo FC yang sukses menaham imbang PSM Makassar 2-2, tak mungkin mengejar perolehan poin mereka.

"Selesai sudah hari ini. Terima kasih buat para pemain yang memberikan segalanya buat pertandingan melawan Semen Padang. Tugas kami selesai, dengan menjadi juara sebelum kompetisi berakhir,"  ujar Teco, nakhoda Bali United usai laga.

Sukses Bali United musim ini sudah diprediksi banyak pengamat. Mereka dinilai paling siap dibanding klub-klub elite lainnya.

Manajemen Bali United mendatangkan Teco, pelatih yang sukses mengantar Persija juara Liga 1 2018, untuk membangun kekuatan skuat.

Teco tak banyak melakukan perubahan pemain. Karena memang sejatinya skuat Bali United sudah amat mentereng. Ada sosok bintang-bintang sarat reputasi macam: Ilija Spasojevic, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Ricky Fajrin, Yabes Roni, Muhammad Taufiq, yang sukses menjaga stabilitas tim di jajaran atas kompetisi beberapa musim terakhir.

Guna membuat Bali United lebih berisi Teco mendatangkan eks anak-buahnya di Tim Macan Kemayoran: Gunawan Dwi Cahyo, Willian Silva Costa Pachecho, ditambah playmaker ulung kunci sukses Bhayangkara FC saat memenangi gelar Liga 1 2017: Paulo Sergio.

Injeksi pemain-pemain baru membuat Bali United lebih tertenaga. Mereka amat kuat saat menjalani laga kandang maupun tandang.

Teco merubah perwajahan Bali United, lebih kuat dalam pertahanan dan stamina yang bugar dari para pemain Bali United saat mengarungi ketatnya jadwal pertandingan Shopee Liga 1 2019.

Khusus stamina Teco memang jagonya. Ia memulai karier kepelatihan sebagai pelatih fisik di Persebaya Surabaya pada 2004 silam. Persija juara, salah satu faktor pendukungnya adalah ketahanan stamina.

Sempat Direpotkan Kuda Hitam Tira Persikabo

Pada putaran pertama kompetisi, Bali United tak langsung menggebrak di jajaran atas. Kompetisi musim ini amat unik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejumlah tim elite, spesialis papan atas macam Persija (juara bertahan), PSM Makassar, Bhayangkara FC, Persib Bandung, Madura United, terseok-seok langkahnya. Muncul kuda hitam, Tira Persikabo. PS Tira Persikabo sempat pole position dalam pacuan persaingan Liga 1 2019. Mereka bahkan sukses mencatat rekor tak terkalahkan dalam 13 laga secara beruntun. Namun, kedalaman skuat membuat anak-asuh Rahmad Darmawan kedodoran memasuki putaran kedua. Beda dengan Bali United yang grafiknya terus menanjak memasuki paruh kedua kompetisi. Tira Persikabo pun terpental dari persaingan gelar juara karena tak pernah menang 14 laga terakhir. Karena hal itu RD dipecat. Praktis semenjak The Army performanya anjlok, pesaing Bali United berganti-ganti. Madura United sempat menempel Bali United, walau jarak keduanya tak benar-benar dekat karena perolehan poin Irfan Bachdim cs. sudah terlalu jauh. Di pengujung musim mencuat Borneo FC di persaingan atas. Namun situasinya kurang lebih sama, konsistensi permainan membuat Bali United tak terbendung.  

Halaman
Show All
Ario Yosia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan