6 Pemain Paling Menyebalkan Dalam Rivalitas MU vs Liverpool

Ada pemain dari kedua kubu yang dianggap menyebalkan dalam rivalitas Manchester United kontra Liverpool. Siapa saja mereka?

Diterbitkan 17 Oktober 2019, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah melakukan penyelidikan, Komisi Regulasi Independent FA juga menyatakan Suarez bersalah.

Reaksi klub dan fans Liverpool atas kasus tersebut malah makin mengipasi bara. Kenny Dalgish, yang saat itu jadi manajer Liverpool, memakai kaus untuk mendukung Suarez. Namun, pada 2012, Dalglish membantah bahwa kaus itu adalah idenya.

Kekesalan fans MU terhadap Suarez makin kental setelah pada duel di Old Trafford (11 Februari 2012) Suarez enggan bersalaman dengan Evra. Alasannya, sebelumnya Suarez diskors empat bulan terkait perkataan yang berbau rasial terhadap Evra.

Alhasil, Suarez menjadi salah satu pemain yang paling menyebalkan, terutama di mata pendukung MU.

2. Patrice Evra

Setelah insiden Suarez, Patrice Evra mendapat sorakan dari suporter Liverpool saat bermain di Anfield. Padahal, Evra yang menjadi korban dari perlakukan rasial Suarez. Hal itu juga telah diputuskan oleh Komisi Regulasi Independen FA. 

Namun, di mata fans Liverpool, Evra memang menjadi salah satu pemain yang tak disukai, bahkan sebelum insiden dengan Luis Suarez. Dia dianggap "terlalu Manchester United". 

Masuk akal jika suporter Liverpool tak menyukai Evra karena dianggap "sangat Manchester United". Namun, jika alasan mereka membenci Evra karena kasus Suarez rasanya itu tindakan yang tidak adil. 

 

3. Gary Neville

Gary Neville dibenci oleh fans Liverpool untuk alasan yang tepat. Dia merupakan perwujudkan pemain yang sangat mencintai Manchester United. 

Fans Manchester United bahkan punya chant khusus untuk Neville yang menggambarkan bagaimana perasaan sang pemain terhadap Liverpool.  Chant itu dinyanyikan setiap kali Gary bermain. "Gary Neville is a Red, he hates Scousers."

Neville bahkan menjuduli autobiografinya "Red". Itu menegaskan bahwa Neville adalah seorang "Manchester United". 

Gary Neville tumbuh dengan melihat United hanya menjadi bayang-bayang pada era dominasi Liverpool di Premier League. Tak heran, dia melampiaskannya di lapangan ketika telah menjadi pemain MU.

Neville dikenal dengan selebrasi merayakan gol di depan suporter Liverpool. Selebrasinya sangat provokatif, dengan mencium logo Manchester United.  

Fans Liverpool makin sebal terhadap Neville karena sang pemain juga dikenal pedas berkomentar di media, termasuk soal rivalitas MU kontra Liverpool. 

 

4. Steven Gerrard

Jika Manchester United punya sosok Gary Neville yang sangat identik dengan klub, maka Liverpool punya Steven Gerrard. Dia benar-benar mendedikasikan kariernya untuk The Reds, seperti yang dilakukan Neville terhadap Setan Merah.   

Selain itu, Gerrard merupakan pemain andalan Liverpool hampir sepanjang satu dekade. Dia benar-benar menjadi tulang punggung tim. 

Peran besar Gerrard untuk The Reds itulah yang membuat fans MU tak pernah menyukainya. Namun, di sisi lain suporter Liverpool sangat memuja Gerrard. 

 

5. Michael Owen

Satu-satunya pemain dalam daftar ini yang pernah tak disukai fans MU dan Liverpool sekaligus adalah Michael Owen. 

Owen dulunya adalah pemain pujaan The Kops, sebutan fans Liverpool. Namun, dia dianggap melanggar batas ketika gabung Manchester United. Tentu saja dia tak pindah langsung dari Liverpool ke MU. Dia hijrah ke MU saat berbaju Newcastle United. 

Yang membuat fans Liverpool makin sebal, suporter United sering menggunakan Owen untuk mengejek mereka. Sumber ejekan itu adalah ketika Michael Owen akhirnya mencicipi gelar Premier League bersama MU. Fans MU sering bernyanyi, "Owen satu, Gerarrd nol". Itu merujuk pada fakta Gerrard belum pernah mencicipi gelar Premier League bersama Liverpool. 

Kontroversi Owen tak berhenti sampai di situ. Dia gantian membuat fans MU kesal ketika menerima tawaran menjadi Duta Liverpool. 

 

6. Wayne Rooney

Wayne Rooney merayakan keberhasilan Manchester United meraih gelar ke-19 di ajang Premier League pada 2011 dengan cara unik. Rooney mencukur bulu dadanya sampai membentuk angka 19.

Gelar tersebut sangat istimewa karena membuat MU unggul satu gelar atas Liverpool dalam urusan juara di kasta tertinggi sepak bola Inggris. 

Tentu saja, Rooney dibenci oleh fans Liverpool. Dia merepresentasikan dua rival terbesar The Reds. Selain menjadi pemain Manchester United, Rooney juga pendukung Everton, yang merupakan rival sekota Liverpool. 

Disadur dari Bola.com (Penulis Yus Mei Sawitri, Published 17/10/2019)

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan