7 Kiprah Aneh Pesepak Bola Usai Gantung Sepatu, Musisi Hingga Pegulat

Berikut para pesepak bola yang memilih pekerjaan lain di luar sepak bola usai pensiun

Diterbitkan 08 Oktober 2019, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak hanya itu, Jose Manuel Pinto juga mendirikan sebuah badan amal yang berupaya menyebarkan musik ke seluruh dunia.

4. Andriy Shevchenko

Nama Andriy Shevchenko mulai muncul saat menjadi penyerang AC Milan. Bersama Rossoneri, Shevchenko mampu menyarangkan 173 gol dan sukses mempersembahkan gelar Liga Champions untuk Il Diavolo Rosso.

Selama kariernya di sepak bola Shevchenko total mengemas 346 gol. Ketajaman itu membuatnya menjadi satu di antara pesepak bola sukses asal Ukraina.

Namun setelah pensiun, pria berusia 43 tahun itu justru langsung terjun ke dunia politik. Andriy Shevchenko bergabung dengan Partai Sosial Demokrasi Ukraina untuk mengikuti pemlihan parlemen pada 2012.

5. Tim Wiese

Tim Wiese meninggalkan Bundesliga pada 2013/2014. Setalah itu, Tim Wiese memutuskan pensiun saat berusia 33 tahun.

Beberapa bulan setelah pensiun, Tim Wiese justru langsung menandatangani kontrak dengan WWE. Itu artinya mantan kiper Werder Bremen itu resmi menjadi bagian dari promotor gulat profesional.

6. Gaizka Mendieta

Gaizka Mendieta pernah menjadi pemain termahal Spanyol saat hengkang ke Lazio pada 2001. Kala itu, I Biancocelesti membeli Mendieta dari Valencia dengan harga 29 juta pounds.

Setelah pensiun, Gaizka Mendieta justru beralih profesi sebagai Disc Jockey (DJ). Seiring berjalannya waktu, ia juga menjadi DJ yang sukses dan cukup populer di kalangan pencinta hiburan malam.

Disadur dari Bola.com (Penulis Faozan Tri Nugroho/ Editor Yus Mei, Published 08/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Thomas, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan