Haornas 2019: Menyamakan Persepsi Esport sebagai Olahraga Lewat Simposium

Kemenpora menggelar simposium Esport sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan Haornas di Banjarmasin.

Diterbitkan 07 September 2019, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dua Sesi

Kegiatan Simposium berlangsung dalam 2 (dua) sesi dengan pembahasan yang berbeda. Pada sesi pertama membahas tentang Esport Dalam Perspektif Keolahragaan dan sesi kedua tentang Tantangan dan Peluang Masyarakat Dalam Perkembangan Esport.

Narasumber yang memberikan paparan dari berbagai macam keilmuan yaitu Ilmu Keolahragaan, Sosiologi, Kesehatan, Ekonomi Bisnis, Teknologi, Psikologi, Standarisasi Keolahragaan, dan Esport. Sedangkan Narasumber non Panelis dari unsur Budaya dan Fatwa Agama (MUI).

Peserta yang diundang berasal dari beberapa Kementerian terkait, Organisasi Olahraga, Perguruan Tinggi, Komunitas Games, Pemain Esport, Penyelenggara Turnamen, dan unsur – unsur lainnya. Moderator yang mengarahkan sesi diskusi kegiatan ini adalah Dr. Sony Teguh Trilaksono, MBA dari BSANK dan Aryo Moendanton dari Anak muda.net yang juga eks Direktur Akreditasi INAPGOC.

Diskusi berjalan dalam dua bentuk yaitu diskusi diantara para panelis dan diskusi terbuka dengan peserta, dimana moderator memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan atau komentar guna mendapatkan perspektif yang lebih luas tentang masalah yang dibahas.

 

Jadi Rumusan

Sesi terakhir dari kegiatan simposium adalah penyampaian rumusan oleh Tim Perumus yang telah dibentuk dan mengikuti FGD sebelumnya.

Output kegiatan simposium adalah dapat merumuskan beberapa hal seperti dasar pemikiran lintas perspektif esport dalam perspektif epistemologi olahraga, merumuskan analisa dampak (positif maupun negatif) yang ditimbulkan dari perkembangan Esport, dan merumuskan bahan referensi dan argumentasi guna menjawab berbagai macam opini di masyarakat terkait Esport.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan