Sukses

MotoGP: Rahasia Marc Marquez Jarang Tergelincir

Jakarta - Marc Marquez mengaku terkejut dengan keberhasilan dirinya tidak terjatuh pada empat balapan terakhir MotoGP. Catatan ini terbilang baik karena bintang Repsol Honda itu merupakan salah satu nama yang paling sering terjatuh di MotoGP. 

Pada MotoGP 2017, Marquez mengalami crash 23 kali. Semusim sebelumnya rekor Marquez bahkan lebih buruk, karena terjatuh 27 kali. 

Marquez mengendalikan motornya dengan lebih baik pada musim ini. Sejak MotoGP Prancis, Marquez merampungkan balapan dengan mulus. Apa resep jitu Marquez hingga tak lagi kerap terjatuh? 

"Pada tahun sebelumnya baju balap saya selalu baru, karena setiap akhir pekan saya terjatuh. Sejak balapan di MotoGP Prancis Le Mans, kecuali tes di Montmelo, saya tak pernah lagi terjatuh. Ini bagus," kata Marquez, seperti dilansir Speedweek, Minggu (14/7/2019). 

"Statistik ini ingin saya lanjutkan dan saya ingin lebih baik lagi. Sekarang setelah dua atau tiga kemenangan, saatnya melepas baju balap dan mencoba yang lain, serta berusaha memenangi balapan lagi," imbuh Marquez. 

2 dari 2 halaman

Konsentrasi Tinggi

Keberhasilan Marquez mengurangi crash juga berimbah pada posisinya di klasemen MotoGP 2019. Dia sudah mengantongi lima kemenangan, kukuh di posisi pertama, dan unggul 58 poin atas peringkat kedua, Andrea Dovizioso. 

Marquez kemudian lebih serius mengomentari penyebab dirinya tak lagi sering terjatuh. 

"Pada akhirnya jika Anda mengenal motor, Anda juga butuh memahami poin lain. Tahun ini kami mungkin kalah di satu titik, tapi unggul di titik lain. Mesin kami sepertinya juga punya tenaga lebih  baik. Ini membuat kami berusaha lebih aman saat mengerem," urai pembalap pengoleksi tujuh gelar juara dunia tersebut. 

"Semua ini juga tentang berkonsentrasi. Jika Anda sangat, sangat fokus pada motor, Anda bisa menghindari crash. Saya tak terlalu sering terjatuh sekarang. Tapi adakah yang menghitung penyelamatan saya? Saya jarang terjatuh, tapi membuat penyelematan lebih bayak. Anda harus benar-benar fokus," imbuh dia. 

Marquez memberi contoh akibat yang bisa timbul jika kurang berkonsentrasi. 

"Contohnya pada tes di Montmelo. Saya tak fokus 100 persen. Roda depan tergelincir dan saya terjatuh. Saya tak cukup berkonsentrasi. Inilah cara mengendarai motor Honda, mencapai limit dan menjadi yang tercepat," tegas Marquez. 

 

Sumber: Bola.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Klasemen MotoGP 2019: Marc Marquez Kokoh di Singgasana
Artikel Selanjutnya
Jadwal MotoGP Republik Ceko