Babak Baru Rivalitas Persija dan Persib

Tak ada gangguan berarti dalam laga Persija kontra Persib pada lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Diterbitkan 11 Juli 2019, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
p>Ditambah lagi, Bobotoh juga dilarang datang ke Jakarta. Sebagai gantinya, Polrestabes Bandung menggelar nonton bareng di Lapangan Gasibu. Ratusan Bobotoh menyambut acara ini.

Mereka yang sudah datang beberapa jam sebelum laga dimainkan, menyanyikan menyanyikan yel-yel Persib dan tidak henti-hentinya bermain alat musik drum, serta mengibarkan bendera tim Maung Bandung layaknya suasana di stadion.

Alhasil, panasnya rivalitas Persija kontra Persib hanya terjadi di dalam lapangan. Laga yang berlangsung panas dan sengit itu diwarnai satu kartu merah, yang diterima pemain Persija Novri Setiawan karena dianggap tidak sportif setelah menendang bola ke arah Ezechiel N'Douassel setelah wasit meniup peluit tanda pelanggaran.

Tidak Ada Gangguan

Praktis tidak ada gangguan yang berarti sepanjang laga Persija kontra Persib. Kalaupun ada, masalah itu masih dapat diatasi. Seperti 33 orang diamankan karena tidak mempunyai tiket laga Persija melawan Persib.

"Setelah kami periksa, mereka itu ternyata adalah Jakmania, atau pendukung Persija," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Sementara itu, pagar pembatas antara tribune penonton bagian dan barat rubuh. Namun, kerusakan itu terjadi karena penonton yang mayoritas diisi suporter Persija membludak di sektor tersebut.

"Ya biasa. Mungkin para penonton terlalu antusias. Terlalu euforia," ujar CEO Persija Ferry Paulus. "Biasanya nanti pihak PPK GBK ada catatan untuk pergantian. Kami siap ganti," imbuhnya.

Kapten Persib Supardi Nasir mengatakan ia dan rekan-rekannya merasa sangat nyaman dan aman di Jakarta. Padahal seperti sudah menjadi pengetahuan umum bahwa laga Persija kontra Persib sarat akan rivalitas yang panas.

"Alhamdulillah, selama di Jakarta, sebenarnya nggak ada yang perlu ditakutkan. Jakmania baik," tuturnya kepada wartawan.

Selama di hotel, lanjut Supardi, pemain Persib juga mendapat sambutan yang hangat. "Saya katakan kepada pemain, tak ada masalah dengan The Jak. Kami keluar hotel baik-baik saja," ucapnya.

 

 

Gembira dan Nyaman

Seperti biasa, para pemain Persib selalu menumpang kendaraan taktis (rantis) lapis baja menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dan kembali ke hotel tempat menginap. Hal ini menjadi pengalaman pertama yang dirasakan pemain asing Persib, Rene Mihelic.

"Ini kali pertama saya menumpang kendaraan perang menuju stadion. Tentu ini membuat saya heran sekaligus kagum," kata gelandang asal Slovenia itu seperti dikutip dari situs Persib.

Rene memahami situasi ini karena masalah ekamanan. Tapi, ia berharap tradisi menumpang rantis bisa perhalan dihilangkan. Menurutnya, sepak bola adalah permainan yang mengutamakan sportivitas.

"Kita harus respek terhadap sesama. Semoga nanti kita bisa menonton pertandingan sepak bola dengan rasa gembira dan nyaman," ucapnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan