3 Kasus Perselisihan Zinedine Zidane dengan Bintang Real Madrid

Nakhoda Real Madrid, Zinedine Zidane dikenal sebagai pelatih yang keras hati. Ia rela mengorbankan pemain yang tak mau mengikuti apa kemauannya.

Diterbitkan 10 Juli 2019, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Madrid - Karier Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid sangat sukses. Dalam waktu singkat, legenda sepak bola Prancis itu mampu mempersembahkan banyak gelar buat klub raksasa Spanyol itu..

Zidane sudah memenangkan sembilan gelar selama melatih Real Madrid. Itu termasuk tiga gelar Liga Champions yang dimenangkannya secara beruntun.

Sayangnya, Zidane kemudian memutuskan meninggalkan klub pada musim panas 2018. Hengkangnya Zidane itu ternyata membuat Los Blancos terpuruk pada musim kemarin.

Setelah menjalani musim buruk bersama Julen Lopetegui dan Santiago Solari, Madrid kemudian mengangkat kembali Zidane sebagai pelatih. Kini Zidane siap memulai musim baru di Santiago Bernabeu.

Selama menjadi pelatih Madrid, Zidane tidak selalu punya hubungan yang bagus dengan semua pemain di skuatnya. Beberapa pemain pernah berselisih dengannya termasuk pemain bintang.

Berikut ini tiga pemain Real Madrid yang pernah berselisih dengan Zinedine Zidane seperti dilansir Fox Sports Asia.

 

Pepe

Pepe adalah pemain Real Madrid selama sepuluh tahun dan selama periode itu, ia memainkan 334 pertandingan dan memenangkan 13 trofi. Di musim terakhirnya bersama Los Blancos, ia hanya bermain 18 pertandingan karena Zidane lebih memilih duet bek tengah Sergio Ramos dan Raphael Varane.

Kontrak Pepe akan berakhir pada 2017 dan Real Madrid hanya menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun meski sang pemain menginginkan perpanjangan dua tahun. Pemain internasional Portugal itu dilepas setelah kontraknya berakhir. Pada program 'El Partidazo' di Cadena Cope, ia berbicara tentang Zidane dan kepergiannya.

“Saya tidak mengucapkan selamat tinggal kepada Zidane karena dia dan Real Madrid tahu saya akan pergi sebelumnya, saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, apa yang sudah Zidane lakukan dengan Real Madrid adalah spektakuler, tetapi ada hal-hal yang saya tidak mengerti. Mengapa saya menghilang dari tim?"

Dani Ceballos

Dani Ceballos hanya menjadi starter empat kali di liga dan Liga Champions pada musim debutnya di Real Madrid. Setelah Zidane meninggalkan Real di musim panas 2018, Ceballos membuat beberapa komentar pedas yang mungkin akan kembali menghantuinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Zidane harus menjelaskan mengapa dia tidak memberi saya kesempatan. Saya bekerja, saya berusaha membuatnya kesulitan, tetapi ada saatnya ketika Anda melihat bahwa itu tidak mungkin. Saya mencetak dua gol di Vitoria dan di pertandingan berikutnya di Dortmund saya hanya bermain satu menit. "Ketika minggu berlalu dan Anda tidak merasa penting, itu sulit. Ada saat ketika saya menganggap musim ini sia-sia, kami tertinggal 15 poin dari pemuncak liga dan masih berada di Liga Champions, tetapi saya tidak berhasil. “Saya menyewa pelatih pribadi pada bulan Januari karena saya tidak bermain pada hari Rabu atau Minggu dan intensitasnya turun, saya ingin berada di kondisi puncak di pra-musim. Sudah jelas jika Zidane terus berada di klub, saya harus mencari jalan keluar untuk kembali lebih siap, tetapi dengan kedatangan Julen Lopetegui, semuanya berbeda. “Saya bertanya kepada Zidane mengapa saya tidak bermain karena saya tidak memahaminya, dia mengatakan kepada saya bahwa dia menghargai para pemain di depan saya. Ada kalanya ketika Luka Modric dan Toni Kroos cedera dan dia mengubah sistem untuk memainkan pemain lain, yang membuat Anda sedikit terbakar dan itu menyakitkan.” Ceballos jarang bermain setelah Zidane kembali dan sekarang sang pemain dikabarkan akan dijual pada musim panas. Tottenham Hotspur tertarik dengan servisnya.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan