3 Kasus Perselisihan Zinedine Zidane dengan Bintang Real Madrid

Nakhoda Real Madrid, Zinedine Zidane dikenal sebagai pelatih yang keras hati. Ia rela mengorbankan pemain yang tak mau mengikuti apa kemauannya.

Diterbitkan 10 Juli 2019, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Zidane harus menjelaskan mengapa dia tidak memberi saya kesempatan. Saya bekerja, saya berusaha membuatnya kesulitan, tetapi ada saatnya ketika Anda melihat bahwa itu tidak mungkin. Saya mencetak dua gol di Vitoria dan di pertandingan berikutnya di Dortmund saya hanya bermain satu menit.

"Ketika minggu berlalu dan Anda tidak merasa penting, itu sulit. Ada saat ketika saya menganggap musim ini sia-sia, kami tertinggal 15 poin dari pemuncak liga dan masih berada di Liga Champions, tetapi saya tidak berhasil.

“Saya menyewa pelatih pribadi pada bulan Januari karena saya tidak bermain pada hari Rabu atau Minggu dan intensitasnya turun, saya ingin berada di kondisi puncak di pra-musim. Sudah jelas jika Zidane terus berada di klub, saya harus mencari jalan keluar untuk kembali lebih siap, tetapi dengan kedatangan Julen Lopetegui, semuanya berbeda.

“Saya bertanya kepada Zidane mengapa saya tidak bermain karena saya tidak memahaminya, dia mengatakan kepada saya bahwa dia menghargai para pemain di depan saya. Ada kalanya ketika Luka Modric dan Toni Kroos cedera dan dia mengubah sistem untuk memainkan pemain lain, yang membuat Anda sedikit terbakar dan itu menyakitkan.”

Ceballos jarang bermain setelah Zidane kembali dan sekarang sang pemain dikabarkan akan dijual pada musim panas. Tottenham Hotspur tertarik dengan servisnya.

Gareth Bale

Enam musim, 231 penampilan, 102 gol, 64 assist dan sembilan piala meringkas waktu Gareth Bale di Real Madrid. Namun, angka-angka itu tidak selalu menggambarkan kesuksesan Bale di klub.

Bale mencetak gol kemenangan di dua final Liga Champions dan mencetak gol dalam adu penalti di final ketiga. Namun, serangkaian cedera dan kesukaan Zidane terhadap pemain lainnya menyebabkan banyak spekulasi tentang masa depannya.

Real Madrid sudah merekrut tiga penyerang pada musim panas ini sehingga ada pemain yang harus hengkang dan pemain Wales itu sedang santer dikaitkan dengan pintu keluar. Namun, Bale tidak akan murah dan tuntutan gajinya sangat besar sehingga tidak banyak klub di Eropa yang mampu membayarnya.

Bale berada di bangku cadangan ketika timnya kalah dari Real Betis pada pertandingan liga terakhir musim 208-2019 dan keputusan Zidane itu cukup menggegerkan. Hubungan Zidane dan Bale terlihat bermasalah. Namun, agen pemain Wales itu, Jonathan Barnett, mengatakan bahwa Zidane ingin menjual sang pemain.

"Saya tidak yakin Tuan Zidane ingin dia bertahan, tetapi saat ini Gareth ingin bertahan. Dia punya kontrak, dia akan dengan senang hati menjalaninya sampai 2022."

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan