Atlet ONE Championship Berbagi Inspirasi Agar Dapat Berlaga di Ajang Internasional

Atlet muda yang sudah bersinar di ajang lokal, pasti akan dilirik ONE Championship. Para atlet yang ingin terjun ke ajang internasional juga wajib memiliki jaringan dan manajemen yang baik.

Diterbitkan 24 Mei 2019, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Priscilla Hertati Lumban Gaol, yang kini meretas jalan menuju perebutan gelar di kelas atomweight, menganggap bahwa keberadaan dirinya di dalam ring melawan atlet asing adalah sebuah misi yang besar.

“Merupakan sebuah kebanggaan dapat mewakili Indonesia,” ujar Priscilla, yang telah mengemas enam kemenangan dari delapan pertandingan terakhirnya sejak tahun lalu.

Penuh Tantangan

Tetapi, jalan yang ia tempuh tidaklah mulus. Untuk berada pada posisinya saat ini, Priscilla harus terlebih dahulu meyakinkan keluarga tentang jalan hidup yang ia pilih sebagai atlet beladiri.

“Tantangan pertama adalah meyakinkan orang tua bahwa beladiri ini tidak sekeras yang mereka pikir,” ujarnya.

Sejak ia terjun ke dunia beladiri 13 tahun lalu, ajang ONE: FOR HONOR di Jakarta awal bulan ini menjadi gelaran bersejarah bagi Priscilla. Untuk pertama kalinya, orang tuanya menonton petarung wanita ini bertanding.

Priscilla pun mengenang masa remajanya yang harus ia korbankan demi cita-citanya saat ini.

“Saya fokus latihan, latihan dan latihan. Untuk dapat menarik perhatian di panggung global, saya harus berlatih maksimal dan menampilkan yang terbaik di arena pertandingan,” jelasnya.

Beban

Priscilla menyadari bahwa ada beban tersendiri untuk memberikan yang terbaik bagi nama bangsa, terutama dalam menghadapi lawan asing dalam sebuah pertandingan.

“Membawa nama bangsa memiliki tanggung jawab yang besar, dan pastinya, lawan saya pun adalah yang terbaik di negaranya,” sebutnya.

Ia menganggap bahwa tiap lawan yang berhadapan dengan dirinya telah berlatih semaksimal mungkin, sebuah kenyataan yang membuat dirinya pun terus meningkatkan kemampuannya.

Priscilla mengatakan bahwa disiplin baik dalam latihan maupun kehidupan sehari-hari merupakan hal yang utama untuk tetap bersaing di level atas. Selain itu, sangat penting untuk mengetahui karakter lawan dalam bertanding.

“Sangat penting untuk mengetahui kultur lawan. Selain untuk pembelajaran, karena tiap atlet memiliki gaya bermain yang berbeda, setidaknya kita bisa menambah pengetahuan dengan banyak menonton [rekaman pertandingan lawan],” tutupnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan