Andi Darussalam Tabusalla: Semua Klub Minta Tolong ke Saya

Andi Darussalam Tabusalla sering dikaitkan dengan sejumlah kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Diterbitkan 20 Desember 2018, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Andi Darussalam Tabusalla sudah tidak asing di jagat sepak bola Indonesia. Pria asal Makassar yang kenyang pengalaman jadi pengurus PSSI tersebut kerap dikait-kaitkan dalam kasus-kasus pengaturan skor. Bahkan, ia dicap sebagai God Father Match Fixing Indonesia.

Beberapa tahun menepi dari PSSI dan fokus memulihkan kondisi kesehatannya, Andi Darussalam Tabusalla yang punya nama beken ADS keluar sarang. Ia merasa perlu buka suara, seiring mencuatnya kembali isu lama pengaturan skor usai kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Saat ditanya perasaannya kerap dibawa-bawa dalam rumor match fixing (terakhir kasus di Liga 3 yang melibatkan PS Ngada dan Persekam Metro FC), ADS menjawab santai:

"Biasa saja disebut-sebut. Nama saya terkenal dijuluki God Father sepak bola Indonesia. Saya jadikan bahan tertawa saja, karena yang bicara belum tentu lebih baik dari saya. Saya manusia, bukan manusia sempurna. Saya tidak mau datang ke acara ini untuk membela diri," ujar ADS dalam salah satu sesi talkshow Mata Najwa ditayangkan di salah satu stasiun televisi pada Rabu (19/12/2018) malam.

Bicara apakah ada dan ia terlibat match fixing di sepak bola Indonesia, ADS juga merespons enteng.

"Saya tidak terlibat permainan skor. Tapi kalau klub-klub sering mendatangi saya benar dan itu tidak satu atau dua klub saja. Banyak. Pernah sebagai Ketua BLI saya rapat, kemudian saya tutup pintu, kemudian berujar coba angkat tangannya klub mana yang tidak pernah saya bantu.

Mereka minta bantuan apa? Mereka minta agar wasit bersikap netral. Saya pastikan hal itu bisa terjadi dalam pertandingan. Jika wasit tidak netral akan saya hukum. Tidak ada anak tiri dan anak emas. Tidak ada klub yang saya istimewakan," tutur ADS.

Andi Darussalam Tabusalla yang sempat menjadi manajer Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 juga menyebut kalau tidak mudah melakukan pengaturan skor di pentas kompetisi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Skor tidak mudah diatur. Yang bisa mengatur skor hanya petaruh luar negeri yang datang ke Indonesia seperti yang dikatakan Bambang Suryo," ujarnya. Nama Bambang Suryo belakangan jadi perbincangan kalangan sepak bola Tanah Air. Pria yang juga menjabat sebagai manajer klub Liga 3, Persekam Metro FC membuka fakta kalau dirinya mantan pelaku pengaturan skor yang melibatkan bandar judi internasional. Ia blak-blakan berujar kalau di Indonesia banyak match fixing beberapa tahun terakhir.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Bogi Triyadi, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan