Profil Tim Piala AFF 2018: Timnas Filipina Rasa Eropa

Timnas Filipina jadi salah satu rival Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2018.

Diterbitkan 01 November 2018, 19:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Atas dasar ini, timnas Filipina semakin percaya diri menghadapi Piala AFF 2018. Dan Palami, manajer tim, pun menyebut bahwa Piala AFF 2018 adalah saatnya Timnas Filipina menobatkan diri sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.

"Bagi saya, ini adalah tempat segalanya bisa dimulai untuk Azkals (julukan Filipina). Itulah mengapa pentingnya memenangkan Piala AFF. Sudah waktunya kita menunjukkan diri sebagai juara Asia Tenggara. Sudah waktunya," ujar Palami, dikutip ABS CBN News.

Pemain Kelahiran Eropa

Meski tidak punya akar sepak bola yang kuat, Filipina berusaha tampil kompetitif di Asia Tenggara. Sejak 2010, Federasi Sepak Bola Filipina (PFF), mempercepat proses tersebut dengan cara memanggil pemain-pemain keturunan yang bermain di luar negeri. 

Era ini ditandai dengan kehadiran Younghusband bersaudara, Phill dan James. Kedua pemain berdarah Inggris-Filipina itu menjadi tulang punggung The Azkals pada piala AFF 2010 lalu. Untuk Phil, ia sudah membukukan 51 gol dari 98 pertandingan bersama timnas Filipina.

Jelang Piala AFF 2018, Timnas Filipina belum juga mengumumkan susunan pemainnya. Namun, melihat daftar pemain yang mereka panggil pada laga uji coba melawan Oman, 13 Oktober 2018, skuat mereka masih tetap didominasi pemain-pemain kelahiran luar negeri.

Tercatat, ada 20 pemain Filipina yang lahir di luar negeri, sebagian besar Eropa. Dua puluh pemain itu menempati semua lini yang ada. Mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang. Hanya empat pemain yang benar-benar lahir dan besar di Filipina.

Kualitas mereka pun tak perlu diragukan. Sebagian besar dari mereka ikut berkontribusi dalam kesuksesan Filipina yang untuk pertama kali menembus putaran final Piala Asia 2019.

 

 

Sven-Goran Eriksson

Demi ambisi juara, Filipina mengambil keputusan besar dan mengejutkan dengan mengangkat Sven-Goran Eriksson sebagai pelatih menggantikan Scott Cooper. Pengumuman itu dilakukan Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) pada Kamis (27/10/2018).

Soal pengalaman, Eriksson bukan sosok yang perlu dipertanyakan lagi. Setidaknya, sudah 15 tim (negara dan klub) yang pernah ditangani pria berusia 70 tahun itu. Kesuksesan terbaiknya didapat saat ia menangani Lazio pada periode Juli 1997-Januari 2001.

Tercatat, ia sukses mempersembahkan scudetto pertama Lazio setelah terakhir kali tampil sebagai kampiun pada Serie A 1973/1974. Selain itu, ia juga mempersembahkan dua trofi Coppa Italia, dua Piala Super Italia, satu Piala Winners, dan satu Piala Super Eropa. Kesuksesan itu yang membuatnya dinobatkan sebagai pelatih terbaik Serie A 1999/2000.

Tim-tim dengan nama besar juga sempat ditangani pria asal Swedia tersebut. Mulai dari Benfica, AS Roma, Timnas Inggris, Manchester City, Timnas Meksiko, hingga Pantai Gading. Namun, belum ada prestasi yang mampu dipersembahkan Eriksson saat menangangi timnas.

Tantangan Erikson bersama The Azkals bertambah berat karena waktu persiapan tidak banyak. Sejak direkrut, Erikson hanya punya waktu 20 hari mengenal pasukannya. 

 

Profil Timnas Filipina

Julukan: Azkals

Konfederasi: AFC (Asia)

Pelatih: Sven-Goran Eriksson

Kapten: Phil Younghusband

Penampilan terbanyak: Phil Younghusband

Top scorer: Phil Younghusband

Stadion: Panaad Park and Stadium

Philippine Sports Stadium

Rizal Memorial Stadium

Peringkat FIFA: 116

 

Jadwal Timnas Filipina di Piala AFF 2018

13/11/2018: Filipina vs Singapura

17/11/2018: Timor Leste vs Filipina

21/11/2018: Filipina vs Thailand

25/11/2018: Indonesia vs Filipina

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan