5 Faktor Mourinho Harus Angkat Kaki dari Manchester United

Kinerja Mourinho bersama Manchester United dinilai belum memuaskan.

Diterbitkan 31 Juli 2018, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Sedikit Gelar

Jose Mourinho selalu meminta publik, media dan penggemar untuk tidak berharap banyak pada musim pertamanya dan berharap banyak di musim keduanya. Itu memang terbukti di klub sebelumnya. Namun, di Manchester United, Mourinho memenangkan Piala Liga dan Liga Europa pada 2016-17 dan itu merupakan prestasi bagus tetapi gagal total pada 2017-18.

Mourinho tidak memenangkan apa pun di musim 2017-18, gagal di semua kompetisi meski sudah melakukan belanja besar-besaran. Dia terlihat kehabisan alasan dan mulai menyalahkan pemainnya.

Mourinho tidak pernah punya catatan yang bagus ketika menjalani musim ketiga di sebuah klub. Hasilnya selalu buruk dan dia dipecat. Mungkin saja Mourinho bernasib sama pada musim ketiganya di Old Trafford.

2. Tak Ada Identitas

Jose Mourinho dikenal sebagai manajer karena kehebatan taktik dan manajemen permainanya. Dia adalah manajer yang percaya akan pentingnya lini tengah. Semua tim asuhannya sebelumnya punya identitas. Mereka menerapkan permainan serangan balik dan dominasi lini tengah.

Di Manchester United, tidak ada gaya seperti itu. Jika melihat Manchester City asuhan Josep Guardiola atau Liverpool besutan Jurgen Klopp atau bahkan Arsenal pada era Arsene Wenger, mereka punya rencana permainan dan gaya permainan.

Di Manchester United, tidak ada gaya yang mirip dengan tim Mourinho sebelumnya. Hal itu membuat para pemain kebingungan dan mempengaruhi hasil di lapangan.

1. Manajemen Pemain

Mourinho memperlakukan pemain seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial dengan tidak pantas. Martial adalah salah satu prospek terpanas dalam sepakbola modern dan punya semua kualitas untuk menjadi bintang tapi sudah diperlakukan dengan buruk. Paul Pogba, yang belum lama ini menjadi bintang Prancis di Piala Dunia juga pernah diperlakukan dengan buruk oleh Mourinho.

Lukaku juga melewati Piala Dunia yang sangat bagus, dan bahkan bersinar sebagai pemain sayap tetapi kesulitan di United. David De Gea sedang didekati oleh Real Madrid, dan jika mereka gagal mendapatkan Thibaut Courtois, Los Blancos akan berusaha mendapatkan De Gea lagi. Jika De Gea pergi, itu akan menjadi bencana untuk United.

Mourinho gagal mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemainnya dan sepertinya dia sudah kehilangan sentuhan magisnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan