Ini 4 Negara yang Haramkan Judi Bola Piala Dunia 2018

Tak hanya satu, dua, tiga dolar, tetapi hingga jutaan dolar yang dipertaruhkan dalam judi bola Piala Dunia . Sehingga tak heran jika polisi di sejumlah negara ini melakukan operasi penangkapan.

Diterbitkan 02 Juli 2018, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Militer dan polisi meluncurkan operasi penjaringan tindak kriminal karena setiap kali Piala Dunia selalu ada saja yang taruhan.

Menurut Pusat Penelitian untuk Pengembangan Bisnis dan Sosial Universitas Chulalongkorn, sekitar 2,5 juta warga Thailand terlibat dalam perjudian terkait sepak bola.

3. Taruhan di Hong Kong

Memasuki bulan pertandingan sepak bola, Hong Kong juga turut dilanda taruhan Piala Dunia 2018. Untuk itu, otoritas setempat mengadakan mengadakan pelacakan judi online terkait Piala Dunia.

Selain mengerahkan petugas untuk menyisir bar dan restoran di seluruh kota, polisi juga memeriksa jaringan judi online di kawasan tersebut.

"Biasanya para penjudi memasang taruhan dengan membuat panggilan WhatsApp atau meninggalkan catatan suara. Dibutuhkan lebih banyak waktu untuk memeriksa perangkat dan mengungkap bukti secara digital," demikian dikutip dari laman South China Morning Post.

Pada operasi tahun 2014, polisi berhasil menghentikan judi Piala Dunia dengan nilai transaksi US$ 95,6 juta. Petugas menangkap 176 orang, berusia antara 20 dan 65 tahun.

 

4. Taruhan di Vietnam

Belum lama ini, polisi di Vietnam membubarkan sebuah jaringan judi online Piala Dunia 2018 dengan nilai transaksi mencapai US$ 26 juta. Mereka menangkap empat orang yang diduga sebagai dalang dari judi tersebut.

Keempat orang itu ditangkap di Ho Chi Minh City pada Jumat, 22 Juni 2018. Menurut laporan yang diterbitkan pada hari yang sama di surat kabar resmi Cong An Nhan Dan, sejumlah terduga lain juga turut ditangkap untuk dimintai keterangan.

Para tersangka mengakui transaksi operasi melalui situs web yang diselenggarakan di Filipina.

"Sejak awal 2017, total transaksi dari cincin perjudian telah bernilai sekitar $US 26 juta", kata televisi yang dikelola pemerintah Vietnam, demikian dikutip dari laman Straits Times.

Di bawah undang-undang pidana Vietnam, siapa pun yang berpartisipasi dalam perjudian atau mengatur perjudian bisa menghadapi hingga 10 tahun penjara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Teddy Tri Setio Berty, Tanti YulianingsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan