Sukses

Live Report:PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID II

NBA: Rockets Mengamuk di Markas Utah Jazz

Liputan6.com, Utah - Houston Rockets mengamuk pada game kedua semifinal Wilayah Barat NBA 2018. James Harden dan kawan-kawan tanpa ampun membabat tuan rumah Utah Jazz 113-92 pada Sabtu (5/5/2018).

Selain Harden, Eric Gordon layak diacungi jempol pada pertandingan ini. Pasalnya, Gordon berhasil mencetak jumlah poin yang sama dengan Harden yakni 25 poin.

Di sisi Jazz, Donovan Mitchell yang biasanya tampil maksimal kali ini meredup. Dari 16 kali percobaan, Mitchell hanya sukses memasukkan bola sebanyak empat kali.

Alhasil, ia pun hanya berhasil mendulang total 10 poin. Jumlah poin itu lebih sedikit dari rekan setimnya, Royce O'Neale yang mengemas poin terbanyak bagi Jazz, 17 poin.

Berkat kemenangan ini, Rockets memimpin seri semifinal Wilayah Barat NBA dengan agregat 2-1. Gim keempat seri semifinal Wilayah Barat NBA akan dimainkan pada Senin (6/5/2018).

 

 

2 dari 3 halaman

Jalannya Pertandingan

Rockets sudah tancap gas sejak kuarter pertama. Harden dan kawan-kawan berhasil mendapatkan 39 poin, dan hanya membiarkan Jazz mencetak 22 poin.

Rockets semakin jemawa pada kuarter kedua. Pertahanan yang solid membuat Jazz kesulitan mencetak poin dan hanya berhasil mendapat 18 poin tambahan.

Hal sebaliknya berlaku buat Rockets yang mengumpulkan 31 poin. Total, Rockets memimpin 70-40 atas Jazz.

3 dari 3 halaman

Kuarter Ketiga dan Keempat

Jazz baru bisa mengimbangi Rockets pada kuarter ketiga. Namun hal tersebut tak berdampak banyak ke perolehan poin secara keseluruhan.

Pada akhir kuarter ketiga, selisih 30 poin antara Rockets dan Jazz hanya berkurang menjadi 22 poin. Tembakan bebas Clint Capela di detik akhir membuat Rockets memimpin 93-65.

Meski Jazz terus menekan, Rockets tetap berada di atas angin. Rockets pun ditahbiskan sebagai pemenang begitu kuarter keempat berakhir.

Loading
Artikel Selanjutnya
Jadwal Hari Pertama NBA 2019-2020: Tayang di Vidio
Artikel Selanjutnya
Bawa Raptors Juara NBA, Paskal Siakam Dapat Kontrak Rp 1,8 Triliun