Davide Astori Belum Selesai Bahas Film La La Land Bareng Gelandang Fiorentina

Kapten Fiorentina, Davide Astori meninggal dunia karena terkena serangan jantung.

Diterbitkan 07 Maret 2018, 19:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Florence - - Minggu, 4 Maret 2018, awan hitam menyelimuti sepak bola Italia. Kapten Fiorentina, Davide Astori meninggal dunia. Dia diduga terkena serangan jantung.

Davide Astori ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamarnya pada Minggu pagi. Padahal, dia sedang ditunggu rekan setimnya untuk sarapan.

Fiorentina memang menerapkan aturan untuk sarapan bersama di hotel sampai batas waktu jam 09.30 pagi. Namun, pada Minggu hari ini, Davide Astori yang biasanya selalu datang lebih dulu, tak kunjung terlihat.

Hal ini yang membuat heran gelandang Fiorentina, Riccardo Saponara curiga karena sang kapten tak kunjung muncul dari kamar hotelnya.

Saponara merasa kehilangan karena Davide Astori merupakan sosok yang murah senyum. Melalui akun Instagram pribadinya, Saponara mengungkapkan rasa kehilangan yang sangat mendalam.

Gelandang asal Italia itu juga menceritakan kebiasaannya bersama Davide Astori, mulai dari bermain PlayStation, berdebat mengenai restoran, hingga berbicara soal acara televisi. Saponara juga menyesal tidak membahas film La La Land sampai tuntas bersama sang kapten.

Curhatan Saponara Soal Davide Astori

O capitano, mio capitano. Perché non sei sceso a fare colazione insieme a tutti noi? Perché non sei passato a riprendere le tue scarpe fuori dalla camera di Marco e non sei venuto a bere la tua solita spremuta d'arancia? Ora ci diranno che la vita scorre, che lo sguardo va puntato in avanti e dovremo rialzarci, ma che sapore avrà la tua assenza? Chi arriverà ogni mattina in mensa a riscaldare l'ambiente con il proprio sorriso? Chi ci chiederà incuriosito ciò che abbiamo fatto la sera precedente per riderci su? Chi sgriderà i più giovani e chi responsabilizzerà i più esperti? Chi formerà il cerchio per giocare a "due tocchi" o chi farà ammattire Marco alla play? Con chi dibatteremo sulle puntate di Masterchef, i ristoranti fiorentini, le serie TV o le partite disputate? Su chi appoggerò la mia spalla a pranzo dopo un allenamento estenuante? Torna dai, devi ancora finire di vedere LaLaLand per poterlo analizzare come ogni film appena uscito. Torna a Firenze, ti attendono in sede per rinnovare il contratto e riconoscerti il bene e la positività che doni quotidianamente a tutti noi. Esci da quella maledetta stanza, ti aspettiamo domani alla ripresa degli allenamenti. Nella vita ci sono persone che conosci da sempre con le quali non legherai mai, poi ci sono i Davide che ti entrano immediatamente dentro con un semplice "Benvenuto a Firenze Ricky". Ovunque tu sia ora, continua a difendere la nostra porta e dalle retrovie illuminaci il giusto cammino. O capitano, mio capitano. Per sempre mio capitano.

A post shared by Riccardo Saponara (@rickinara) on

ockquote>

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Berikut curhatan Saponara setelah kepergian Davide Astori, di akun Instagram pribadinya: "Oh Captain, My Captain. Mengapa kau tidak turun (dari kamar hotel) dan sarapan bersama kami semua? Mengapa kau tidak mengambil sepatumu di depan kamar Marco Sportiello lalu minum jus jeruk seperti biasa? Sekarang mereka akan mengatakan bahwa hidup terus berjalan dan kita semua harus kembali kekenyataan. Tetapi, apakah mereka tau dampak yang akan timbul karena absennya sosok Anda? Siapa yang akan tiba setiap pagi di kantin dan menghangatkan semua orang dengan senyuman? Siapa yang akan bertanya hal apa yang kita lakukan semalam dan menertawakan hal itu bersama? Siapa yang akan mengawasi para pemain muda? Siapa yang akan mengingatkan rasa tanggung jawab kepada para pemain senior? Siapa yang akan memimpin kami membuat formasi lingkaran untuk melakukan latihan dua sentuhan? Siapa yang akan membantai Marco (Sportiello) di PlayStation? Siapa yang akan kami ajak berdebat tentang Masterchef, restoran kota Florence, TV series, dan video games? Siapa yang akan aku jadikan tempat bersandar saat letih latihan pada sesi makan siang? Ayolah, kembali. Kau masih harus membahas film LaLaLand itu seperti layaknya kau membahas film-film yang pernah kau bahas sebelumnya. Kembalilah ke Florence. Mereka menunggumu untuk memperbarui kontrakmu di sini dan untuk berterima kasih atas segala kebaikan yang kau timbulkan di sini. Keluarlah dari kamar itu. Kami akan menunggumu di lapangan latihan. Di mana pun kau berada, tetaplah lindungi gawang kami dan tunjukanlah jalan untuk kami dari lini belakang. Oh Captain, my Captain. Forever my Captain."

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan