3 Keluhan Rossi dan Vinales terkait Performa Motor Yamaha

Valentino Rossi dan Maverick Vinales sama-sama dihinggapi kekhawatiran setelah tes pramusim MotoGP di Buriram.

Diterbitkan 21 Februari 2018, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya tidak tahu, sejujurnya saya tidak tahu. Kami kesulitan sebagai tim pabrikan, jadi saya tidak tahu. Saya tak tahu harus mengatakan apa. Ini sulit, kami sedikit kesulitan di semua area."

"Saya sudah menjajal sasis yang berbeda, mesin berbeda, elektronik berbeda, tapi tak ada solusi, jadi saya tidak tahu. Mungkin lebih baik bertanya kepada Yamaha," ujar Vinales.

Keseimbangan Mesin dan Perangkat Elektronik

Pemegang sembilan gelar juara dunia balap motor grand prix, Valentino Rossi, terpuruk di posisi ke-14 pada hari kedua tes di Burima. Rossi mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 30,888 detik, terpaut 0,919 detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai pebalap tercepat.

"Ini situasi yang membuat saya khawatir karena kami terpuruk. Memang ini masalah yang bisa diselesaikan dengan cepat, tapi tak mudah," kata Rossi, setelah tes hari kedua, seperti dilansir Tuttomoriweb. 

"Pada saat ini di MotoGP, yang penting adalah keseimbangan antara mesin dan sistem elektronika. Saya tak yakin kami bisa menyelesaikan masalahnya untuk MotoGP Qatar," sambung Rossi. 

"Faktanya kami cukup cepat. Tapi begitu banyak pebalap Honda dan Ducati yang ada di depan kami," keluh Rossi. 

Ban Belakang

Sama seperti musim lalu, problem ban belakang masih menghantui Yamaha. Rossi kembali mengungkapkan kegelisahannya terkait problem yang tak kunjung terselesaikan tersebut. 

"Kami selalu kesulitan dengan ban belakang dan selalu berhubungan dengan ban belakang. Bagi saya, problem ini seperti jika kami bisa menggunakan ban lebih lunak, maka kami akan lebih cepat. Tapi, sayangnya kami kehilangan bagian ban, karena suhu ban terlalu tinggi," ujar Rossi. 

"Bagi saya, kami terlalu banyak bicara soal sasis, elektronik, dan segalanya. Tapi, semuanya sangat tergantung dari ban, karena kadang Anda mengganti ban dan dapat mengubah feeling," sambung dia. 

"Sangat mirip dengan tahun lalu dan jika seperti ini sangat sulit mengembangkan motor, karena Anda kadang punya masalah dan kemudian dua jam (saat tes) telah berlalu," keluh Valentino Rossi.  

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan