5 Pemain Spesial yang Tertutup Nama Besar Ronaldo-Messi

Nama Ronaldo dan Messi memang selalu menjadi buah bibir

Diterbitkan 10 November 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ramos datang ke Madrid saat ruang ganti membual sejumlah pemain besar. Namun, ia tetap tampil konstan namun terpisah dari Casillas dan Raul di sebuah klub kejam seperti Real Madrid.

Setelah mengukir namanya di setiap trofi penting, bek berusia 31 tahun itu masih kuat saat Real Madrid ingin melanjutkan tahun-tahun gemilang di bawah master taktik Zinedine Zidane.

Arjen Robben (Bayern Muenchen)

Alasan mengapa Real Madrid membiarkan Arjen Robben pergi akan selalu menjadi salah satu paradoks terbesar generasi ini. Tak perlu dikatakan lagi, pemain Belanda itu membawa kesuksesan tak ternilai di Allianz.

Pemain sayap Bayern Muenchen itu menawarkan kecepatan gila dan caranya menggiring bola sangat menarik disaksikan. Dia telah menjadi sosok penting di balik Kemenangan Liga Champions Bayern pada tahun 2013.

Meski memiliki cukup banyak medali untuk dipamerkan, Robben masih merindukan gelar Piala Dunia dalam daftar prestasinya. Dia pernah nyaris mendapatkannya pada tahun 2010, namun gol perpanjangan waktu Andres Iniesta menghentikannya.

Sayangnya, mimpinya untuk meraih gelar Piala Dunia tak akan tercapai. Hal itu setelah ia memutuskan pensiun dari Timnas Belanda beberapa waktu lalu.

Neymar (Paris Saint-Germain)

Sudah tujuh tahun sejak Real Madrid dan Barca berebut pemain muda bernama lengkap Neymar Da Silva yang baru berusia 18 tahun saat itu. Bahkan di usia semuda itu, Neymar menunjukkan potensi besar yang membuatnya diprediksi jad penerus setelah Ronaldo dan Messi.

Pemain asal Brasil itu dengan cepat menjadikan dirinya sebagai sosok termahal di jagat sepak bola saat ini. Menyusul pertunjukan bintangnya, Neymar telah membuktikan dirinya layak mendapatkan harga mahal yang dibayarkan untuknya.

Pria yang pernah dianggap sebagai pewaris Lionel Messi yang lincah di Nou Camp telah lolos dari tangan Barca. Klub Catalunya itu tidak bisa berbuat apa-apa selain menyesali keputusan mereka.

Andres Iniesta (Barcelona)

Andai Iniesta ada pada era selain Ronaldo-Messi, mungkin akan dengan mudah memenangkan dua Ballon d'Or. Namun, bayang-bayang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membuatnya jarang disorot publik.

Iniesta nyaris sudah memenangkan semua gelar yang pernah dimainkan pada turnamen manapun. Namun, Ballon d'Or dari generasinya tetap berada di luar jangkauannya.

Messi memang jadi salah satu pemain tersukses di Barca. Tapi dia berutang budi kepada petenis berusia Iniesta. Tanpa kemampuan Iniesta yang luar biasa untuk menyulap sebuah celah dalam situasi yang paling ketat, Messi tidak akan pernah sampai pada penghitungan gol terbaik sejauh ini.(Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan