5 Pemain Cadangan yang Pantas Masuk Tim Inti di Liga Inggris

Siapa saja mereka?

Diterbitkan 29 Oktober 2017, 21:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ederson bukanlah saingan pertama yang dia hadapi dalam kariernya. Setelah berjuang melawan Ter Stegen di Barcelona dan Johnny Herrera di Cile untuk posisi nomor 1, Bravo selalu menjadi lawan yang sulit. Tapi, Pep Guardiola kehilangan kepercayaan pada Bravo setelah penampilan menyedihkan musim lalu.

Joe Hart adalah contoh terbaik bagaimana Guardiola memperlakukan pemain yang tidak dia percaya. Dengan tuntutan kiper harus ikut memainkan bola, Guardiola terlihat cukup kejam dalam memilih kiper utamanya.

Davide Zappacosta (Chelsea)

Bek Chelsea, Davide Zappacosta, melepaskan tendangan saat melawan Leicester pada laga Premier League di Stadion King Power, Leicester, Sabtu (9/9/2017) (AFP/Ben Stansall)

Chelsea merekrut dua pemain di akhir bursa transfer. Salah satunya adalah Danny Drinkwater, pemain dan juara Liga Inggris bersama Leicester City.

Yang lainnya adalah Davide Zappacosta, seorang bek Italia yang sempat diremehkan, tapi mulai terlihat dalam aksinya. Setelah menyaksikannya bermain, semua orang bisa melihat potensi yang ada dari dirinya.

Mantan pemain Torino itu dikenal karena keterampilan dan tekniknya memainkan bola. Sekilas yang dia tunjukkan dalam pertandingan debutnya melawan Qarabag, di mana umpan silangnya menjadi gol dunia.

Zappacosta mengoleksi 5 assist musim lalu di Serie A untuk Torino. Hanya Alex Sandro dari Juventus yang membuat umpan silang lebih akurat dalam kurun antara Januari 2016 dan Mei 2017 dari Zappacosta (47).

Victor Moses belum sebagus musim lalu. Hal ini seharusnya memaksa Conte memberi Zappacosta lebih banyak waktu bermain.

Aaron Lennon (Everton)

Aaron Lennon merayakan golnya saat timnya mengalahkan tuan rumah Stoke City 3-0 pada lanjutan Liga Premier Inggris pekan ke-25 di Britania Stadium, Sabtu (6/2/2016). (Reuters/Ed Sykes)

Aaron Lennon adalah starter reguler untuk Everton sampai musim 2015-2016, namun setelah masuk penjara karena gangguan mental musim lalu, dia telah jauh dari tim utama. Pemain sayap berusia 30 tahun itu ditahan Mei setelah polisi menemukannya di pinggir jalan di Salford.

Lennon mengatakan di musim panas bahwa ingin bermain sepakbola reguler lagi. Ia telah pulih dari kondisi medisnya sebelum dimulainya pramusim.

Akan tetapi, Manajer Ronald Koeman tidak banyak memainkannya. Bahkan, dia mmencoba memindahkan Lenon ke Burnley, yang akhirnya ditolak.

Tapi baru-baru ini, mantan pemain Tottenham tersebut menunjukkan tanda-tanda bentuk bagus melawan Chelsea di Piala Liga. Dia membawa kecepatan, intensitas dan agresivitas untuk serangan Everton yang akhirnya membuat Chelsea kewalahan.

Jack Wilshere (Arsenal)

Pemain Arsenal, Jack Wilshere (AFP/Paul Ellis)

Salah satu pemandangan terbaik bagi penggemar Arsenal saat ini adalah melihat Jack Wilshere fit dan bersemangat untuk main. Karier Wilshere selalu dirusak oleh cedera jangka panjang, namun dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dia mengatakan bahwa tingkat kebugarannya mungkin yang terbaik.

Wilshere selalu menjadi salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Eropa. Penampilannya membuat dia dianggap anak muda yang begitu baik mengolah bola.

Dia bahkan menunjukkan beberapa tanda-tanda hebatnya dengan membantu Oliver Giroud mencetak gol di Liga Europa baru-baru ini. Tapi Wilshere belum teruji di Liga Inggris. Jadi memberinya waktu bermain reguler bisa membantunya lebih berkembang.

Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan