4 Pemain Serie A yang Gagal Bersinar di Awal Musim

Selain Higuian, masih ada beberapa pemain Serie A lainnya yang penampilannya melempem di awal musim ini

Diterbitkan 28 Oktober 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Nikola Kalinic

Ekspektasi AC Milan saat merekrut Nikola Kalinic dari Fiorentina di bursa transfer musim panas lalu, setidaknya sampai saat ini, masih belum terpenuhi. Striker Kroasia itu belum menunjukkan kualitas aslinya seperti saat masih bermain untuk La Viola.

Dari sepuluh penampilan di Serie A serta di Liga Europa, Kalinic baru mencetak tiga gol. Beberapa kali ia juga kerap menjadi cadangan karena kurang siap untuk tampil.

Penurunan performanya ini tidak terlepas dari cedera yang beberapa kali menghantamnya di awal musim ini. Pun demikian, hal itu tidak dapat dijadikan pembenaran bagi penyerang berusia 29 tahun itu.

Seperti diketahui, AC Milan merekrut Kalinic di detik-detik akhir jelang penutupan jendela transfer musim panas lalu.

Ia diboyong seharga 25 juta euro dari Fiorentina. Ia menjadi opsi terakhir I Rossoneri setelah striker-striker top macam Andrea Belotti, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Diego Costa, gagal didapatkan.

Marek Hamsik

Penggawa Napoli dalam sembilan tahun terakhir, Marek Hamsik, juga melempem di awal musim ini. Dari 14 pertandingan yang dilakoni timnya di semua kompetisi, meski selalu diturunkan, gelandang Slovakia itu tidak banyak memberikan kontribusi.

Ia hanya mencetak satu gol dan menyumbang dua assist. Selain itu, belakangan Hamsik juga sering tidak tampil selama 90 menit penuh.

Pemain berusia 30 tahun itu sering ditarik keluar di babak kedua karena kelelahan. Performanya ini tidak seperti yang biasanya ia tunjukkan di musim-musim terdahulu.

Padahal, sejak bergabung dengan Napoli di tahun 2007, Hamsik selalu menjadi andalan di lini tengah. Secara keseluruhan, ia sudah menyumbang 114 gol serta 109 assist dalam 467 penampilan.

Kontribusi ini cukup luar biasa mengingat ia bermain di posisi gelandang tengah. Hamsik juga gagal membawa negaranya tampil di Piala Dunia tahun depan.

Ya, meskipun keluar sebagai runner-up Grup F di babak kualifikasi, Slovakia tidak berhak tampil di babak play-off lantaran raihan poin mereka paling sedikit dibanding delapan runner-up lainnya.

Roberto Gagliardini

Hal yang tak jauh berbeda juga terjadi pada gelandang Inter Milan, Roberto Gagliardini. Meski hampir selalu diturunkan dalam setiap laga, gelandang yang direkrut dari Atalanta musim dingin lalu itu beberapa kali tidak tampil selama 90 menit penuh.

Beberapa kali ia memang tampil sebagai starter, tapi ditarik keluar di babak kedua, seperti saat menghadapi Crotone dan Fiorentina. Di lain kesempatan ia baru dimasukkan di menit-menit akhir laga, seperti saat melawan Benevento, Bologna, dan AS Roma.

Atas penampilannya yang tak maksimal itu, pemain 23 tahun itu sejauh ini belum memberikan kontribusi apapun bagi Inter, baik gol maupun assist.

Perannya hanya sebatas membantu pertahanan I Nerazzuri, sambil sesekali ikut meramaikan serangan. Di Timnas Italia, peran Gagliardini juga tidak nampak.

Sejak dipanggil ke dalam skuat Gli Azzuri pada 28 Maret lalu, sejauh ini ia baru tampil tiga kali. Dari kesempatan itu, tidak aksi menonjol yang dilakukannya. (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan