4 Pemain Serie A yang Gagal Bersinar di Awal Musim

Selain Higuian, masih ada beberapa pemain Serie A lainnya yang penampilannya melempem di awal musim ini

Diterbitkan 28 Oktober 2017, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seorang pemain tidak bisa senantiasa tampil di atas angin. Selalu ada momen-momen di mana penampilan mereka menurun dan karenanya menjadi jarang memberikan kontribusi bagi tim.

Demikian juga yang dialami sejumlah pemain bintang di Liga Italia (Serie A). Hingga pekan kesepuluh, penampilan mereka di lapangan jarang mendapat sorotan.

Tidak seperti di musim-musim sebelumnya, aksi mereka jarang mencuri perhatian. Striker Juventus, Gonzalo Higuain contohnya. Pemain termahal Serie A itu tampil tidak seperti biasanya. baru mencetak empat gol sejauh ini.

Akibatnya, ia bahkan didepak dari Timnas Argentina, dan sempat beberapa kali dicadangkan oleh pelatihnya, Massimiliano Allegri.

Meski belakangan mulai kembali mencetak gol, namun itu belum menunjukkan kualitasnya yang sebenarnya.

Selain Higuian, masih ada beberapa pemain Serie A lainnya yang melempem di awal musim ini. Liputan6.com merangkum empat di antaranya yang penurunan permainannya cukup signifikan dibanding musim lalu. Berikut informasi selengkapnya.

Radja Nainggolan

Gelandang tangguh sekelas Radja Nainggolan pun, tidak luput dari risiko penurunan performa. Setidaknya di awal musim ini, aksi-aksinya sudah mulai jarang terdengar.

Ia yang biasa dikenal garang di lini tengah, seakan kehilangan taringnya. Setidaknya, kiprahnya agak sedikit tenggelam dibanding gelandang-gelandang lain seperti Miralem Pjanic, Franck Kessie, atau Borja Valero.

Dalam sembilan pertandingan yang sudah dimainkan AS Roma, Nainggolan absen sekali akibat masalah otot paha.

Sejauh ini ia baru mencetak satu gol dan menyuplai dua assist dalam sebelas penampilan. Akibat penurunan performanya itu, pemain Belgia berdarah Indonesia ini dicoret dari Timnas Belgia oleh pelatih Roberto Martinez beberapa waktu lalu.

Pencoretannya sempat membuat ia frustasi dan memutuskan pensiun dini dari Timnas Belgia. Ia merasa, kansnya untuk kembali masuk ke dalam skuat timnas sangat sulit selama Belgia masih dilatih Martinez.

Namun tak lama setelah kabar itu, tepatnya pada akhir Agustus lalu, ia mencabut pernyataan pensiunnya. Ia lantas menuntut penjelasan dari Martinez terkait pencoretannya. Keputusannya ini tidak terlepas dari nasihat yang ia terima dari Direktur AS Roma, Ramon Monchi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ekspektasi AC Milan saat merekrut Nikola Kalinic dari Fiorentina di bursa transfer musim panas lalu, setidaknya sampai saat ini, masih belum terpenuhi. Striker Kroasia itu belum menunjukkan kualitas aslinya seperti saat masih bermain untuk La Viola. Dari sepuluh penampilan di Serie A serta di Liga Europa, Kalinic baru mencetak tiga gol. Beberapa kali ia juga kerap menjadi cadangan karena kurang siap untuk tampil. Penurunan performanya ini tidak terlepas dari cedera yang beberapa kali menghantamnya di awal musim ini. Pun demikian, hal itu tidak dapat dijadikan pembenaran bagi penyerang berusia 29 tahun itu. Seperti diketahui, AC Milan merekrut Kalinic di detik-detik akhir jelang penutupan jendela transfer musim panas lalu. Ia diboyong seharga 25 juta euro dari Fiorentina. Ia menjadi opsi terakhir I Rossoneri setelah striker-striker top macam Andrea Belotti, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Diego Costa, gagal didapatkan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan