SEC Susun Aturan Baru Penitipan Kripto, Segera Diajukan ke Gedung Putih

SEC AS mengajukan rancangan perombakan aturan penitipan aset, termasuk kripto, ke Gedung Putih untuk ditinjau.

Diterbitkan 27 Agustus 2026, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) mengambil langkah prosedural untuk mengubah aturan mengenai cara penasihat investasi dan perusahaan investasi menyimpan aset milik klien. Perubahan ini berpotensi mencakup panduan yang lebih jelas terkait penitipan aset kripto.

Proposal tersebut telah diserahkan SEC kepada Office of Information and Regulatory Affairs (OIRA) pada 25 Agustus. Selanjutnya, rancangan aturan akan ditinjau Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih sebelum dikembalikan kepada SEC.

Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (27/8/2026), jika disetujui, rancangan tersebut dapat dibuka untuk mendapatkan masukan publik. SEC sendiri belum mempublikasikan proposal lengkap sehingga detail mekanisme penitipan kripto yang diusulkan masih belum diketahui.

Berdasarkan agenda regulasi SEC, perubahan aturan tersebut bertujuan mengurangi ketidakpastian mengenai cara perusahaan yang berada di bawah pengawasan regulator dapat menyimpan aset kripto untuk klien sekaligus memenuhi ketentuan sekuritas federal.

Aturan tersebut berkaitan dengan Investment Advisers Act dan Investment Company Act, dua undang-undang yang menjadi dasar pengawasan terhadap penasihat investasi dan perusahaan investasi di AS.

 

Masuk Tahap Review Gedung Putih

Pengajuan kepada OIRA menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan regulasi di AS. OIRA biasanya meninjau dampak ekonomi serta berbagai pertimbangan kebijakan sebelum sebuah rancangan aturan dilanjutkan.

Agenda regulasi SEC menunjukkan lembaga tersebut tengah mempertimbangkan perubahan terhadap aturan penitipan yang sudah ada atau membuat ketentuan baru berdasarkan Investment Advisers Act dan Investment Company Act.

Fokus utama SEC adalah memberikan kepastian kepatuhan kepada institusi. Selama ini, perusahaan membutuhkan standar yang lebih jelas mengenai cara menyimpan aset digital sekaligus memenuhi kewajiban berdasarkan aturan sekuritas.

Ketidakjelasan aturan penitipan menjadi salah satu persoalan penting bagi keterlibatan institusi di pasar kripto. Penitipan aset bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga berkaitan dengan kewajiban hukum dan tanggung jawab perusahaan dalam melindungi aset klien.

Dengan aturan yang lebih jelas, perusahaan investasi diharapkan dapat lebih mudah menentukan mekanisme penyimpanan aset kripto dan menawarkan eksposur terhadap aset digital kepada klien.

 

Arah Kebijakan SEC Berubah

Langkah tersebut juga mencerminkan perubahan pendekatan SEC di bawah Ketua Paul Atkins yang mulai memimpin lembaga tersebut pada 2025. SEC kini semakin menekankan penyusunan aturan formal dibandingkan pendekatan yang sebelumnya dianggap sebagai “regulasi melalui penegakan hukum”.

Atkins sebelumnya berjanji mengubah pendekatan tersebut dengan menggunakan jalur penyusunan aturan yang sudah tersedia untuk menetapkan batasan dan ekspektasi bagi industri, bukan terutama melalui tindakan penegakan hukum.

Perubahan arah ini juga terlihat dari keputusan SEC menghentikan sejumlah perkara terhadap perusahaan kripto besar pada 2025, termasuk gugatan terhadap Coinbase.

Meski rancangan aturan penitipan bukan merupakan tindakan penegakan hukum, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menciptakan standar yang lebih jelas bagi perusahaan yang ingin memasukkan aset kripto ke dalam portofolio klien.

 

Menanti Langkah Berikutnya

Perkembangan aturan penitipan kripto berlangsung ketika upaya legislasi terkait struktur pasar aset digital di Kongres AS masih menghadapi hambatan.

Rancangan CLARITY Act, yang bertujuan memberikan kerangka aturan lebih jelas bagi pasar aset digital, masih tertahan di Senat. Kondisi ini membuat aturan dari SEC menjadi semakin penting bagi pelaku pasar yang membutuhkan kepastian mengenai kepatuhan.

Bagi institusi, kemampuan menyimpan aset kripto dalam kerangka regulasi yang jelas dapat menjadi faktor penting dalam pengembangan produk investasi dan penawaran layanan kepada klien.

Selanjutnya, pasar akan mencermati hasil peninjauan OIRA dan apakah SEC akhirnya membuka rancangan aturan tersebut untuk komentar publik.

Hal yang paling ditunggu adalah standar penitipan kripto yang nantinya diusulkan SEC. Ketentuan tersebut akan menentukan bagaimana institusi harus menyesuaikan proses kepatuhan serta mekanisme penyimpanan aset kripto mereka.