Ini 4 Perubahan Taktik Timnas Indonesia U-22 saat Hantam Filipina

Perubahan taktik yang dilakukan Luis Milla terhadap timnas Indonesia U-22 terbukti jitu.

Diterbitkan 17 Agustus 2017, 22:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selepas unggul satu gol intensitas permainan Tim Merah-Putih permainan cepat kian meninggi. Mengandalkan dua sayap cepat, Saddil Ramdani dan Yabes Roni, tim asuhan Luis Milla berulangkali mengobrak-abrik pertahanan Filipina yang dikomandoi Julian Mariano Clarino.

Gol kedua Timnas Indonesia yang diciptakan M. Hargianto pada menit terakhir paruh pertama pertandingan buat dari konsistensi permainan cepat ala Tim Merah-Putih.

Perubahan Peran Gelandang

2. Perubahan Peran Gelandang

Jika pada pertandingan pertama, sosok Evan Dimas lebih diberdayakan sebagai gelandang serang, maka pada duel melawan Filipina, gelandang Bhayangkara FC tersebut diplot turun lebih ke belakang. Septian David Maulana dipancang sebagai pemain pemecah kebuntuan dari lini kedua.

Pemain yang kerap berganti posisi sebagai penyerang sayap dan gelandang serang di klubnya Mitra Kukar, menjalankan peran sebagai gelandang serang dengan baik.

Gol yang diciptakannya pada awal pertandingan mempertegas kualitas pesepak bola belia asal Semarang tersebut bisa memikul tanggung jawab sebagai pemain pemberi efek kejut dari lini tengah.

Evan dan M. Hargianto fokus melapisi pertananan dari lini kedua, mengantisipasi counter attack yang kerap dilakukan Filipina. Pujian layak diberikan pada Hargianto, yang kembali bisa memainkan peran sebagai tukang jagal. Ia kerap menggagalkan serangan balik Pinoy, lewat tekel-tekel krusial.

Sayap Pengacau Konsentrasi

3. Sayap Pengacau Konsentrasi

Saat laga Timnas Indonesia U-22 versus Filipina, Luis Milla melakukan rotasi pemain di posisi bek kanan, penyerang sayap kanan dan kiri. Gavin Kwan Adsit, Febri Hariyadi, Osvaldo Haay, diistirahatkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut.

Sebagai gantinya Milla menurunkan Putu Gede Juni Antara, Yabes Roni Malaifani, Saddil Ramdani. Penampilan ketiganya membuat daya dobrak dari kedua sisi sayap Tim Merah-Putih lebih tajam.

Akselerasi Yabes dan Saddil kerap membuat konsentrasi pertahanan Filipina terpecah. Alhasil banyak lubang di tengah area tengah pertahanan mereka. Gol-gol Indonesia tercipta memanfaatkan celah-celah kosong di jantung pertahanan Filipina.

Saddil bahkan mencetak gol indah bagi Timnas Indonesia U-22 pada pertengahan babak kedua.

Di sisi lain, kehadiran Putu Gede membuat sektor kanan pertahanan Timnas Indonesia U-22 lebih rapat. Pada pertandingan pertama aksi Gavin yang kerap naik membantu serangan. Sisi kosong yang ditinggalkan Gavin dimanfaatkan Thailand untuk mencecar pertahanan Timnas Indonesia U-22.

 

Kejutan dari Lini Kedua

4. Kejutan dari Lini Kedua

Sadar Timnas Indonesia U-22 tidak memiliki figur kuat target man yang bisa diandalkan konsisten mencetak gol, Luis Milla memilih memaksimalkan pemain dari lini kedua sebagai pemecah kebuntuan.

Kombinasi satu dua antara para gelandang ditopang para winger berulangkali merepotkan poros pertahanan Filipina. Ezra Walian striker yang dipasang lebih berperan sebagai pemain pemantul bola.

Memiliki postur cukup tinggi, pemain didikan Akademi Ajax Amsterdam kerap memenangi duel-duel udara yang menjadi umpan bagi rekan-rekannya. Umpan-umpannya memanjakan para gelandang.

Ezra yang aktif bergerak, menarik perhatian para bek untuk meninggalkan posisinya. Gol yang dicetak Septian David Maulana dan M. Hargianto menunjukkan berjalan mulusnya strategi ini. 

Komposisi Pemain

Susunan Pemain Utama:

Indonesia U-22 (4-3-3): Kurniawan Kartika Ajie (Kiper); Putu Gede; Hansamu Yama, Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanusa (Belakang); Muhammad Hargianto, Evan Dimas, Septian David (Tengah); Yabes Roni, Ezra Walian, Saddil Ramdani (Depan)

Pelatih: Luis Milla

Filipina U-22 (4-5-1): Joseph Joyel (Kiper); Junell Mark Bautista, Jordan Blair Daydora, Julian Mariano Clarino, Josua Jake Crommen (Belakang); Christian Lapas, Daniel Bernan Gandia, Yoshiharu Koizumi, Kouichi Belgira, Jeremiah Borlongan (Tengah); Javier Augustine Gayoso

Pelatih: Marlon Maro

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan