3 Saga Transfer Paling Rumit di Serie A

Beberapa pemain Serie A ini belum juga menyelesaikan kepindahannya.

Diterbitkan 04 Agustus 2017, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Transfer pemain dari satu klub ke klub lain memang tak selalu berjalan mulus. Bahkan tak jarang, proses transfer harus memakan waktu yang panjang, yang bisa sampai setahun. Biasanya, transfer pemain yang demikian berlaku untuk pemain yang banyak peminatnya, atau pemain yang merupakan andalan klubnya. 

Di Serie A, saga transfer pemain yang sangat berliku-liku contohnya adalah kepindahan Federico Bernardeschi dari Fiorentina ke Juventus. Winger berusia 23 tahun itu sudah diincar I Bianconeri sejak Januari lalu. Namun, banyaknya peminat, serta faktor kebencian historis pendukung Fiorentina kepada Juventus, membuat proses transfer Bernardeschi harus memakan waktu yang panjang.

Belum lagi tarik ulur soal harga dan pertimbangan peran pemain bagi klub. Seperti diketahui, Bernardeschi pemain kunci Fiorentina dalam dua musim terakhir. Ia juga merupakan pemain kesayangan La Viola karena dididik oleh akademi sepakbola sendiri.

Selain Bernardeschi, masih ada sejumlah pemain lain yang kisah transfernya juga berbelit-belit. Mereka sudah sering diberitakan diincar oleh klub lain sejak lama. Namun, sampai sekarang, pemain yang bersangkutan tak kunjung hengkang dan masih bertahan di klub lamanya. Berikut tiga pemain yang mengalami hal tersebut di Serie A:

 

1. Ivan Perisic

1. Ivan Perisic

Winger Inter Milan, Ivan Perisic, sudah diincar oleh Manchester United (MU) sejak musim dingin lalu. Upaya nyata MU kemudian mulai tampak sejak April, di mana pelatih Jose Mourinho mencoba menemui Perisic secara personal di Kroasia. Sejak saat itu, winger berusia 28 tahun itu diketahui telah kepincut dengan tawaran dari MU.

Namun, sejak saat itu pula, Inter Milan pasang badan. Mereka tidak serta merta mau melepas salah satu pemain andalannya itu. Apalagi, kontribusi Perisic selama ini cukup signifikan, di mana ia mencetak 20 gol dan 18 assists dalam 79 penampilan sejak bergabung pada musim panas tahun 2015.

I Nerazzuri semula memang sempat berpikir untuk menerima pinangan dari MU. Terlebih karena mereka harus menyeimbangkan neraca keuangan guna menghindari sanksi dari UEFA terkait peraturan Financial Fair Play. Namun belakangan, karena neraca keuanngan mereka sudah seimbang, pikiran itu berubah.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejak saat itu Inter mulai “mempermainkan” MU. La Beneamata memasang harga mahal, yakni tak kurang dari 55 juta euro untuk Perisic. Media-media di Italia dan Inggris terus menerus memberitakan perkembangan transfer Perisic. Sebentar dikabarkan bahwa Inter sudah sepakat, tapi sebentar kemudian diwartakan bahwa Inter tak akan melepas sang pemain.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Thomas, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan