Sukses

3 Pemain Pengkhianat Liverpool dan Everton

Liputan6.com, Liverpool - Derby Merseyside antara Liverpool Vs Everton akan digelar petang nanti di Anfield. Ini merupakan pertarungan ke-228 bagi kedua tim.

Musim ini The Reds kembali diunggulkan atas The Toffees. Posisi di papan klasemen menjadi salah satu alasannya.

Liverpool berada di posisi keempat klasemen dengan koleksi 56 poin. Sedangkan Everton berada di posisi ketujuh dengan selisih enam poin.

Rivalitas kedua tim tidak hanya dilihat dari performa musim ini saja. Beragam konflik di dalam dan luar lapangan juga semakin menambah panas duel nanti.

Menariknya beberapa pemainĀ  justru pernah membela kedua tim ini. Lalu siapa saja mereka, berikut beberapa diantaranya:

2 dari 4 halaman

1. Nick Barmby

Barmby membela Everton dari tahun 1996 hingga 2000. Ia menjadi salah satu bintang di Goodison Park.

Namun karena ingin meraih trofi, ia akhirnya pindah ke Liverpool tahun 2000. Hebatnya, transfer ini merupakan yang terbesar yang pernah dibayar Liverpool ke Everton.

Kepindahannya tak sia-sia karena Barmby menyumbangkan tiga gelar bagi The Reds.

3 dari 4 halaman

2. Peter Beardsley

Beardsley merupakan salah satu andalan Liverpool pada akhir tahun 80-an. Ia mampu memberikan enam gelar selama empat musim.

Torehan golnya pun sangat fantastis. Yakni 59 gol dari 175 laga di semua kompetisi.

Tetapi pada tahun 1991, Beardsley memutuskan untuk pindah ke Everton. The Toffees menjadikannya pemain termahal yang dibeli dari Liverpool dengan harga satu juta pounds.

4 dari 4 halaman

3. Abel Xavier

Xavier bergabung ke Everton pada September 1999 dengan harga 1,5 juta pounds dari PSV. Menariknya dia hanya bertahan tiga tahun di sana.

Pada Januari 2002, Liverpool membelinya dengan harga 800 ribu pounds untuk mengisi posisi Markus Babbel yang cedera.

Menariknya, Xavier menjadi satu-satunya pemain yang membela dua klub berbeda dalam derby Merseyside dalam semusim. Bersama Liverpool ia mampu menyumbang satu gelar Piala Liga Inggris.