Adu Cerdik Kiatisuk Senamuang Vs Alfred Riedl

Bentrokan keduanya akan menampilkan kepiawaian dua pelatih beda generasi, yakni Kiatisuk Senamuang dengan Alfred Riedl.

Diterbitkan 19 November 2016, 13:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dua tahun berlalu, Riedl dan Senamuang pun menyesuaikan kondisi pemain dengan calon lawan mereka. Senamuang mengaku kalau tak bakal menurunkan formasi yang sama antara Kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan Piala AFF 2016.

Thailand berhasil menahan imbang 2-2 Australia di Kualifikasi Piala Dunia lewat formasi 3-5-2. Tapi menurutnya skema ini tak cocok ketika diadu dengan tim-tim Asia Tenggara.

"Terhadap lawan tim ASEAN, kami akan bermain dengan 4-2-3-1 atau 4-3-3. Dua formasi ini lebih akrab buat kami, karena kami bisa lebih efektif bermain baik dalam hal ofensif maupun defensif," ujar Kiatisuk.

Dari kubu Indonesia, Riedl akan mengandalkan taktik 4-4-1-1 dengan serangan balik cepat. Dalam beberapa kali ujicoba, Zulham Zamrun dan winger Andik Vermansyah memiliki tugas ganda sebagai kreator serangan maupun pemutus serangan lawan. Sedangkan gelandang lainnya, Evan Dimas dan Bayu Pradana akan memainkan skill-nya masing-masing di lini tengah.

"Kalau saya melihat dari formasi yang enak, tidak telalu susah, tentu 4-2-3-1. Kalau 4-4-2 kami harus ekstra kerja keras, naik-turun bantu pertahanan," papar Zulham kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu.

"Pertahanan sepak bola sekarang diawali dengan menyerang. Kalau 2014 dulu tiga striker di depan dalam 4-3-3 tak terlalu turun. Kita sekarang menyerang-bertahan," ucap Zulham.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Risa Kosasih, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan