Selain Higuain, 6 Pemain Ini Dicap Sebagai Pengkhianat

Gonzalo Higuain hengkang ke Juventus karena tidak akur dengan Presiden Napoli.

Diterbitkan 29 Juli 2016, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ashley Cole

Ashley Cole

Bek sayap Inggris, Ashley Cole dinilai fans Arsenal sebagai pemain yang mata duitan. Diasuh manajer Meriam London, Arsene Wenger sejak 1999, Cole malah hengkang ke Chelsea, rival sekota Arsenal.

Pria yang kini berusia 35 tahun tersebut memilih bergabung dengan Chelsea karena mendapat bayaran lebih besar dari yang diberikan Meriam London.

Media Inggris menyebut Cole mendapat upah sebesar 90 ribu pounds per pekan dari The Blues (sebutan Chelsea). Sementara bersama Arsenal, Cole dibayar 55 ribu pounds setiap minggunya.

Robin van Persie

Robin van Persie

Arsenal tak pernah berhenti dikhianati pemainnya sendiri. Pada 15 Agustus 2012, kapten sekaligus striker andalan Meriam London, Robin van Persie memilih meninggalkan Emirates Stadium untuk bergabung dengan Manchester United.

Van Persie memilih hengkang ke MU karena ingin memenangkan gelar Liga Premier Inggris. Itu merupakan gelar yang tidak bisa diraihnya selama delapan musim memperkuat Meriam London.

Pada musim pertamanya di Old Trafford Stadium, Van Persie berhasil mewujudkan impiannya memenangkan Liga Premier Inggris. Pemain asal Belanda itu juga menjadi top skorer Liga Premier Inggris 2012/13 dengan raihan 26 gol.

Dia memenuhi mimpinya menjadi juara di Liga Inggris bersama MU. Sayang, karier Van Persie bertahan dua musim saja. Di musim ketiganya, dia malah dilepas MU karena penampilan yang tidak meyakinkan.

Luis Figo

Luis Figo

Pada 1995 hingga 2000, gelandang asal Portugal, Luis Figo sangat dipuja publik Camp Nou Stadium. Dia mencetak 45 gol dari 249 penampilan di semua kompetisi bersama Barcelona.

Namun, fans Barcelona dibuat kesal oleh Figo pada Juli 2000. Dia memilih hengkang ke musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid dengan mahar sebesar 37 juta pounds.

Pendukung Barcelona mengungkapkan rasa kekesalannya kepada Figo pada laga El Clasico di Camp Nou Stadium, 21 Oktober 2000. Ketika itu, Figo yang sedang mengeksekusi tendangan penjuru dilempari kepala babi oleh fans Barcelona.

Sampai sekarang, baik Figo ataupun fans Barcelona bakal mengingat insiden lempar kepala babi itu. Tak heran, insiden itu selalu diingat setiap El Clasico digelar.

Sol Campbell

Sol Campbell

Sol Campbell menjadi pemain yang paling dibenci suporter Tottenham Hotspur. Campbell merupakan pemain yang dibesarkan akademi Spurs pada 1989. Dia mulai menembus skuat inti Tottenham Hotspur pada 1992.

Dia punya 315 caps di jantung pertahanan Spurs. Pemain asal Inggris itu tidak tergantikan di lini pertahanan Tottenham Hotspur dalam satu dekade.

Namun pada 18 Agustus 2002, dia menjadi pemain yang paling dibenci fans Spurs. Sebabnya, Campbell memilih hengkang ke rival sekota Spurs, Arsenal.

Campbell semakin dibenci fans Tottenham Hotspur setelah mencetak satu gol di White Hart Lane, kadang Spurs, pada 17 November 2002. Gara-gara golnya, Spurs gagal mengalahkan Arsenal, pertandingan itu berakhir dengan skor 1-1.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan