4 Pemain Ini Terlahir Kembali di Sepak Bola Indonesia

Mereka seolah terlahir kembali dengan keberhasilan menembus skuat utama dan juga mengangkat performa klub di klasemen.

Diterbitkan 17 Juni 2016, 06:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Eka Ramdani

Eka Ramdani

Nama Eka Ramdani sempat mencuat saat dirinya bermain bersama Persib Bandung pada 2005-2011. Meski tak memberikan satu gelar pun, kepiawaian Eka di lini tengah membuatnya menjadi langganan panggilan timnas Indonesia.

Sayang, keputusannya hengkang dari Persib pada tahun 2011 untuk bergabung dengan Persisam Samarinda membuatnya harus kembali beradaptasi dengan permainan baru. Dia pun gagal menunjukkan kualitasnya dan berulang kali berganti klub seperti Pelita Bandung Raya, Semen Padang hingga Mitra Kukar.

Beruntung pada tahun 2016, Sriwijaya FC memutuskan merekrutnya untuk mengarungi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Keputusan ini dirasa sangat tepat bagi Eka.

Gelandang mungil ini bahkan mampu menjadi pemain utama dalam lima laga awal Sriwijaya. Dia juga telah menciptakan satu assist dan membuat dua peluang emas. Tak sampai disitu, Eka juga sukses menyingkirkan Firman Utina ke bangku cadangan dalam beberapa laga SFC.

Bobby Satria

Bobby Satria

Bobby Satria sempat merasakan bagaimana rasanya berada di kondisi tersulit dalam kariernya. Sempat digadang-gadang sebagai pemain masa depan Indonesia, Bobby justru mengalami penurunan performa yang signifikan hingga namanya tak lagi terdengar.

Bobby sempat memperkuat klub divisi utama Persikabo Bogor. Padahal pada saat itu dia memiliki titel sebagai mantan Timnas Indonesia U-20 dan U-23.

Beruntung  sekarang dia berhasil bangkit dan mulai kembali mampu mengeluarkan performa terbaiknya bersama Bali United. Bahkan pelatih Bali United, Indra Sjafri sempat mendapuk dirinya sebagai kapten Serdadu Tridatu.

Di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, Bobby dipercaya Indra untuk bermain di lima pertandingan. Performanya sejauh ini bisa dibilang baik. Bobby belum meraih satu kuning pun dan juga berhasil membawa Bali United di peringkat ke-10 dengan delapan poin.

Kurnia Meiga

Kurnia Meiga

Kurnia Meiga merupakan kiper utama Arema Cronus dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dia sempat tersingkir dari skuat utama karena permasalahan cedera. Meiga mendapatkan cedera saat membela Persipare Parepare di turnamen antarkampung (Tarkam). Akibat cedera itu, Meiga harus absen di turnamen Trofeo Persija dan juga SCM Cup 2015. Tak sampai disitu Meiga bahkan belum mampu bermain saat Arema berlaga di Piala Jenderal Sudirman.

Posisinya digantikan oleh I Made Kadek Wardana. Sialnya bagi Meiga, Kadek Wardana mampu tampil memukau dalam beberapa laga yang juga secara otomatis mengancam posisinya sebagai kiper utama Singo Edan. Meiga sempat bermain di babak semifinal Piala Jenderal Sudirman melawan Mitra Kukar. Sayang, Meiga gagal tampil apik setelah kalah di drama adu penalti.

Bak gayung bersambut, performa Madek Wardana sebafai kiper utama justru mengalami penurunan di beberapa laga. Meiga pun dipecaya kembali sebagai pemain inti untuk gelaran Piala Bhayangkara. Hasilnya Arema juara setelah menang 2-0 atas Persib Bandung.

Performa kiper jebolan diklat Ragunan itu terus membaik saat dipercaya sebagai kiper utama Arema di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Meiga sejauh ini hanya kebobolan tiga gol atau menjadi klub dengan pertahanan terbaik di TSC 2016.

(Yosef Deny Pamungkas)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan