Deschamps: Ulahmu Menentukan Posisimu

Kerja keras Deschamps mulai berbuah. Respek terhadap Les Bleus mulai terlihat.

Diterbitkan 10 Juni 2016, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

“Sosial media semakin mengasingkan pemain dengan lingkungannya. Sedikit bicara, tak banyak berbagi, kehilangan empati. - Deschamps”


Usai jadi juara dunia dan Eropa secara beruntun, Perancis berubah menjadi tim sarat pemberontakan. Di Piala Dunia 2010, sekelompok pemain menolak kepemimpinan Raymond Domenech. Dua tahun kemudian Samir Nasri, Jeremy Menez dan Hatem Ben Arfa melawan Laurent Blanch. Tahun 2014, pencoretan Nasri berujung makian kekasihnya yang sempat membuat Deschamps meradang.

Tak heran jika mengembalikan kedisiplinan adalah program pertama Deschamps. Aturannya sangat ketat: tidak boleh terlambat datang mengikuti team meetings, tidak menggunakan ponsel di meja makan, tidak mengacau saat latihan dan dilarang membuat kontroversi di luar lapangan.
Didier Deschamps mendapat tugas berat, mengembalikan kejayaan Prancis di Eropa. (AFP)
“Pemain setiap saat berinteraksi dengan sosial media,”keluh Deschamps. “Mereka menjadi lebih tertutup dan egois. Semakin jarang berbagi, berbicara dan empati. Mereka memiliki apps, gadget dan internet sehingga semakin jarang berkomunikasi dengan orang lain. Itu tantangan berat buat pelatih.”

Deschamps berusaha mengusir suasana buruk di dalam tim dengan mencoret sumbernya, membawa pemain yang memiliki spirit sama, mempromosikan pemain muda meski minim pengalaman. Kebersamaan tim diperbanyak: bermain basket, paintball, atau sekadar berenang bersama.

“Perilaku olahragawan seharusnya pantas dicontoh, atau mereka tidak layak mendapat tempat di dalam tim nasional,” kata Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls, menguatkan pilihannya.

Kerja keras Deschamps mulai berbuah. Respek terhadap Les Bleus mulai terlihat. Euro 2016 di kandang sendiri bisa menjadi titik balik untuk menandainya dengan prestasi terbaik. Meski diramalkan sulit juara, Deschamps punya target yang tak kalah berat: mengembalikan cinta ke dalam timnya.

Sama beratnya dengan tugas saya membujuk sang kawan untuk menjalankan puasa dan salatnya dengan lebih tekun dan rajin…

@angrydebritto | A very bad day | 10/06/16 | 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan