Sukses

Ini Agenda Utama di KLB PSSI

Liputan6.com, Jakarta - Permintaan Kelompok 85 untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI sudah disetujui pihak PSSI. Nantinya, agenda utama KLB PSSI adalah memilih 15 Komite Eksekutif (Exco) PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI.

Keinginan Kelompok 85 untuk segera menggelar KLB PSSI segera diwujudkan. Hal itu bisa dipastikan setelah Kelompok 85 mengklaim bahwa proses verifikasi yang dilakukan PSSI terkait permintaan voters kini sudah rampung.

Sejatinya, permintaan untuk menggelar KLB PSSI sudah didengungkan Kelompok 85 sejak 3 Mei 2016. Saat itu, mereka yang diwakili Umuh Muchtar, tim manajer Persib Bandung, menyerahkan dokumen-dokumen dari 85 voters sekaligus menyampaikan keinginan mereka terkait KLB PSSI.

Dari pihak PSSI, mereka pun sudah melakukan proses verifikasi sejak Senin (30/5/2016). Di luar dugaan, proses verifikasi itu sudah rampung pada Selasa (31/5/2016). Itu karena Kelompok 85 mengambil insiatif melakukan proses verifikasi secara massal yang diwakili Gusti Randa dan Budiman Dalimunthe.

Azwan Karim saat menerima kelompok 85 di kantor PSSI (Helmi Fithriansyah/Liputan6.com)

Kedua perwakilan Kelompok 85 itu bertemu dengan Sekjen PSSI, Azwan Karim, dan Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiman. Kelompok 85 pun bahagia karena permintaan mereka untuk menggelar KLB sudah disetujui PSSI. Bahkan, PSSI pun sudah melaporkan hal itu kepada FIFA.

Untuk memastikan hal tersebut, Tony Aprilani dan Husni Hasibuan selaku anggota Exco PSSI pun sudah melakukan pertemuan dengan voters pada Jumat (3/6/2016) sore. Itu mengapa Kelompok 85 langsung menggelar jumpa pers pada Jumat (4/6/2016) malam di Hotel Parklane.

2 dari 2 halaman

2

Kini, posisi Kelompok 85 hanya tinggal menunggu jawaban FIFA terkait permintaan KLB PSSI. Diharapkan, FIFA memberikan jawaban dalam rentang 6-13 Juni 2016. Pasalnya, KLB PSSI harus digelar selambat-lambatnya tiga bulan setelah permintaan, yakni 3 Agustus 2016. Hal itu tertuang dalam Statuta PSSI pasal 30 ayat 3.

Nantinya, agenda utama KLB PSSI adalah memilih 15 anggota Exco PSSI. Tentu saja, pemilihan anggota Exco PSSI juga termasuk memilih Ketua Umum PSSI.

"Yang diminta dari KLB adalah memilih satu ketua umum, dua wakil ketua umum, dan 12 Exco. Semua proses teknis tetap harus sesuai dengan statuta dan electoral code. Karenanya, FIFA harus segera meng-acc sehingga terbentuk tahapan-tahapannya," tutur Gusti yang juga mantan anggota Exco PSSI kepada wartawan.

"Soal siapa yang dicalonkan para voters, itu urusan nanti. Sekarang kami lebih fokus untuk mengawal agenda KLB hingga terlaksana," ia menambahkan.

Kelompok 85 sendiri diketuai Presiden Direktur PS TNI Letjen Edy Rahmayadi. Besar kemungkinan, Kelompok 85 akan mencalonkan pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad itu sebagai ketua umum PSSI pilihan mereka.

Loading