Otavio Dutra
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/983460/original/065915800_1441855167-20150906-Otavio-Dutra-2.jpg)
2. Otavio Dutra (Bhayangkara Surabaya United)
Lini pertahanan Bhayangkara SU boleh dibilang aman sejak kehadiran Otavio Dutra dijantung pertahanan. Mantan pemain Persipura ini dikenal dengan permainan yang lugas dan tak kompromi.
Karakter tersebut yang membuat penyerang-penyerang lawan segan dan selalu kesulitan melewatinya. Duel udara juga menjadi andalannya.
Meski tak secepat Fabiano Beltrame, Otavio Dutra dibekali dengan kemampuan lain, yakni pintar membaca pertandingan. Keahliannya inilah yang membuatnya seringkali sukses menghalau bola tanpa memaksakan beradu kecepatan dengan para penyerang.
Selain itu, Dutra juga tergolong bek yang produktif. Ketika masih bermain di Gresik United di ISL 2014, empat gol berhasil disarangkannya. Ketika membela Persipura Jayapura pada musim 2012-2013, dia menjaringkan 10 gol, tapi mengoleksi 4 kartu kuning.
Achmad Jufriyanto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1125227/original/061106800_1453967576-jupee.jpg)
3. Achmad Jufriyanto (Sriwijaya FC)
Achmad Jufriyanto adalah pemain bertahan yang multifungsi. Dia mampu bermain apik di dua posisi, yaitu bek tengah dan gelandang bertahan.
Semasa di Persib Bandung, Jupe (sapaan akrabnya) lebih sering bermain di posisi bek tengah. Namun pada gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, bersama Sriwijaya FC Jupe bermain di posisi gelandang bertahan.
Kendati demikian, permainannya bisa dibilang sangat konsisten. Jupe yang memiliki tubuh tinggi menjulang sangat piawai menghalau bola di udara.
Selain itu, dia juga memiliki tekel yang bersih yang kerap kali membuat barisan penyerangan lawan pontang-panting saat menghadapinya. Kelebihan lain yang dimiliki Jupe adalah dia juga sangat baik saat melakukan eksekusi tendangan bebas. Tak jarang, pemain ini mencetak gol spektakuler melalui proses bola mati.
Vladimir Vujovic
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1191293/original/078063200_1459734794-20160403-Lemparan-Botol-dan-Protes-Warnai-Final-Piala-Bhayangkara-2016-helmi-Tebe-4.jpg)
4. Vladimir Vujovic (Persib Bandung)
Vujovic menjadi idola baru publik bobotoh setelah penampilan apiknya sejak menjuarai Indonesia Super League 2014. Setelah itu, Vujovic juga mampu tampil konsisten dalam gelaran turnamen-turnamen besar seperti Piala Jenderal Sudirman hingga Piala Bhayangkara.
Vujovic dikenal dengan permainan keras dan tanpa kompromi terhadap lawan. Dia juga memiliki postur tubuh yang tinggi menjulang yang membuatnya kerap kali memenangi duel udara jika berhadapan dengan penyerang lawan.
Meski begitu, Vujovic tak lantas lemah terhadap bola bawah. Bek berusia 33 tahun juga dilengkapi dengan tekel dan juga kecepatan yang baik.
Tak hanya itu, pemain kelahiran Montenegro ini juga memiliki kelebihan lain, yakni rajin mencetak gol. Hal itu bisa terjadi lantaran Vujovic akan selalu berada di depan gawang lawan untuk memanfaatkan postur tubuhnya, ketika Persib mendapatkan tendangan pojok atau tendangan bebas.
Hamka Hamzah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1225777/original/078074900_1462584139-_20160506IWAN_Madura_vs_Arema_04.jpg)
5. Hamka Hamzah (Arema Cronus)
Hamka Hamzah memang sudah tidak muda lagi. Namun pengalaman segudang yang dimiliki membuatnya tetap mampu bersaing pada level tertinggi sepak bola Indonesia.
Memiliki label eks-timnas Indonesia, Hamka langsung menjelma menjadi pemain utama Arema Cronus sejak didatangkan dari Pusamania Borneo FC untuk gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.
Hamka memiliki gaya bermain yang sangat tenang. Dia jarang sekali terlihat panik, meski lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang baik seperti Alberto 'Beto' Goncalves hingga Boaz Solossa.
Kelebihan lain yang dimiliki pria berusia 32 tahun ini adalah rajin membantu serangan untuk mencetak gol. Hal itu sudah terlihat ketika dia mampu mencetak satu gol untuk membantu Arema menang 2-0 atas Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Penulis: Yosef Deny Pamungkas
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1201436/original/006937100_1460520072-20160413-VLADIMIR-VUJOVIC-Helmi-tebe-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298021/original/017826400_1469467445-Torabika-soccer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1348485/original/028716300_1474180236-Hamka_Hamzah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1346537/original/068871900_1473937708-Vladimir-Vujovic.jpg)