Ketika Tuan Rumah Tidak Selalu Menang

Tim-tim yang mendapat kesempatan menggelar partai kandang lebih dulu justru gagal mendapatkan poin penuh.

Diterbitkan 09 Mei 2016, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ismed Sofyan merayakan gol ke gawang Semen Padang

Persela Lamongan harus mengakui keunggulan sang tetangga, Gresik United dengan skor tipis 1-0. Kekalahan ini membuat Persela yang kerap mendapat julukan tim Kuda Hitam kini bahkan berstatus sebagai tim juru kunci. Sedangkan, Barito Putera harus menyerah dari tangan Bhayangkara Surabaya United dengan skor 1-2. Kemudian, PS TNI harus untuk menyerah dari tangan Madura United.

Tercatat, di pekan pertama hanya dua tim yang berhasil menang di kandang. Semen Padang dan Arema Cronus. Semen Padang mendapatkan kemenangan ketika bersua dengan PSM Makassar. Kabau Sirah mengalahkan PSM dengan skor 2-1.

Adapun Arema Cronus berhasil menang 2 gol tanpa balas ketika menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Namun, kemenangan Arema ini berharga mahal. Sebab, tiga pemain mereka mengalami cedera, termasuk striker Cristian Gonzales yang mengalami patah tulang rusuk.

Minim Gol

Selama dua pekan perhelatan Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, produktivitas gol minim. Dari 17 pertandingan, cuma 24 gol tercipta. Hingga kini belum ada tim yang mampu menang lebih dari 3 gol.

Pada pekan ke dua, tiga pertandingan bahkan berakhir imbang tanpa gol. Tiga partai itu adalah, Perseru Serui vs Mitra Kukar, Persiba Balikpapan vs Sriwijaya FC, dan Madura United vs Arema.

Kiper Semen Padang, Jandia Eka Putra memeluk bola ketika menghadapi Persija Jakarta

Penyelesaian akhir tampak masih menjadi kendala. Maung Bandung merasa kendala tersebut menjadi alasan utama, tim besutan Dejan Antonic ini harus puas berbagi poin dalam dua pertandingan pembuka Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo.

"Semoga saja, Persib bisa memperbaiki sentuhan akhir di pertandingan selanjutnya. Saya melihat, rekan satu tim telah bekerja keras di lapangan. Kami tinggal memperbaiki kelemahan itu saja," kata winger Persib Bandung, Tantan.

Selain penyelesaian akhir, pelatih Persipura, Jafri Sastra menilai, sepak bola negatif ikut mempengaruhi hasil imbang yang didapat timnya ketika bersua Bali United. "Bali United coba memainkan sepak bola negatif. Dan itu berhasil mereka lakukan. Ini periode tersulit bagi kami untuk mencetak gol," ujar Jafri selepas pertandingan kontra Bali United.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan