Sedang Mabuk Pemain Ini Cetak 7 Gol, Bagaimana Kalau Sadar?

Cerita itu terjadi ketika dia memperkuat tim Divisi III Inggris.

Diterbitkan 02 Januari 2016, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Si pemain ternyata pernah membuat repot pelatihnya. Gara-gara mabuk, pelatihnya sampai harus membayar ongkos taksi Deeney ketika hendak latihan.

Troy Deeney merayakan gol

Sebenarnya, pemain yang gemar mengoleksi tato ini punya kesempatan bergabung dengan tim Premier League, Aston Villa sejak usia 15 tahun. Dia mendapat undangan mengikuti trial selama 4 hari bersama Aston Villa.

Namun, dia tidak pernah muncul hingga hari terakhir. Lalu berkata kepada staf pelatih Aston Villa,"Saya ingin pergi ke taman di mana banyak wanita berkumpul di sana." Mendengar jawaban polos Deeney, staf pelatih Aston Villa tanpa berpikir dua kali langsung mengusir Deeney.

Menjadi Pria Sejati

Meski terkesan brutal, Deeney berubah menjadi lelaki sejati setelah sang Ayah, Paul Anthony Burke meninggal dunia. Tanpa kepala keluarga, membuat Deeney pelan-pelan mulai memperbaiki diri. Terlebih, keluarganya hidup pas-pasan.

Demi bisa membayar uang sewa rumah senilai 50 poundsterling (Rp 1 juta). Tekanan membayar kontrakan rumah membuat dia harus bekerja keras.

Di dalam sel, dia merenung soal masa depannya yang hampir berantakan. Selama di penjara, Deeney coba menata masa depannya."Masuk penjara menjadi hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Dua tahun setelah itu, saya berpikir harus menjadi laki -laki sejati," ujarnya sebagaimana dilansir dari Daily Mail.

"Saya lebih senang sekarang karena mampu mengisi hidup ini. Setiap bangun, saya selalu mencemaskan uang sewa yang harus dibayar ibu sebesar 50 poundsterling. Ibu berkata penagih utang akan tiba: itu tekanan buat saya."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan