Platini, From Hero to Zero

Platini merupakan pahlawan Juventus dan timnas Prancis.

OlehThomas
Diterbitkan 22 Desember 2015, 12:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pahlawan Prancis

Tak hanya di Juventus, Platini juga berprestasi bersama tim nasional Prancis. Pria berjuluk Le Roi ini memiliki 72 caps dengan total mencetak 41 gol.

Platini sempat memegang rekor pemain tersubur sepanjang sejarah tim nasional Prancis sebelum dipecahkan oleh Thierry Henry pada tahun 2007 lalu.

Era emas Platini bersama Les Bleus terjadi di Euro 1984. Platini memimpin timnas Prancis menjadi juara. Di turnamen bergengsi tersebut, Platini tampil cemerlang. Dia menjadi top skor. Total Platini menyumbang sembilan dari 14 gol Prancis di Euro 1984.

Jasa besar Platini untuk Prancis membuatnya menerima penghargaan Chevalier of the Legion of Honour.

Setelah gantung sepatu, Platini sempat sebentar menjadi pelatih. Dia dipercaya melatih timnas Prancis mulai 1 November 1988 menggantikan Henri Michel.

Platini cukup sukses dengan membawa Prancis tak terkalahkan dalam 19 laga. Namun karena Prancis tersingkir lebih dini di Euro 1992, Platini memilih mundur. Sejak saat itu dia tidak pernah kembali melatih.

Presiden UEFA

Tak lagi melatih, Platini memilih bekerja di belakang layar. Pria 60 tahun itu menjadi anggota Komite Eksekutif FIFA sejak 2002. Merasa sudah punya banyak pengalaman, Platini memberanikan diri mencalonkan diri menjadi presiden Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

Pada pemilihan presiden UEFA 26 Januari 2007, Platini berhasil mengalahkan Lennart Johansson yang sudah berkuasa selama 16 tahun. Platini terpilih berkat berbagai terobosan yang ditawarkan.

Platini dinilai sukses membawa UEFA menjadi lebih modern ketimbang era Johansson. Dia sangat memperhatikan nasib klub kecil sehingga memberlakukan Financial Fair Play.

Karena cukup sukses memimpin UEFA, Platini ingin naik jabatan jadi Presiden FIFA. Saat Blatter mengumumkan akan mundur sebagai presiden FIFA akibat tersandung kasus korupsi, Platini dengan lantang menyatakan akan maju dalam pemilihan presiden 2016.

Mimpi Platini jadi orang nomor satu FIFA terancam kandas setelah dijatuhi sanksi larangan terlibat dalam sepak bola selama delapan tahun. Platini kini tinggal berharap CAS membatalkan hukuman untuknya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan