Ini Modus Korupsi Para Pejabat Tinggi FIFA

Individu dan organisasi sepak bola terlibat suap untuk memutuskan siapa yang menayangkan pertandingan

Diterbitkan 28 Mei 2015, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pemerasan

Masih menurut New York Times, bukan hanya itu, ternyata pemilihan presiden FIFA pada 2011 juga melibatkan Warner. Seorang pesekongkol yang tak diungkapkan namanya, menyebutkan "seorang pejabat puncak FIFA dan AFC" yang mencalonkan menjadi Presiden FIFA, menghubungi Warner.

Pesekongkol itu mengatakan ingin mensosialisasikan pencalonan dirinya kepada para pejabat sepak bola dengan meminta Warner mengatur pertemuan dengan para pejabat itu.

Demi kepentingan itu si pesekongkol mengalirkan dana sebesar 363 ribu dolar AS, tepatnya 363.537,98 dolar (sekitar Rp 4,7 miliar), kepada Warner.

Untuk sebuah pertemuan yang berlangsung pada Mei 2011, Warner meminta para pejabat Uni Sepak Bola Karibia (CFU) untuk berkumpul di Hyatt Regency di Trinidad. Di sana si pesekongkol menyampaikan program pencalonannya kepada para pejabat sepak bola itu. Kemudian, Warner menginformasikan kepada para pejabat itu untuk menerima "hadiah" di sebuah ruangan konferensi.

"Hadiah" itu ternyata dalam bentuk uang tunai sebesar 40 ribu dolar AS (Rp 524 juta), yang dibagikan dalam amplop-amplop.

Pencucian Uang

Kemarin, polisi Swiss, atas permintaan pihak berwenang AS telah menangkap sejumlah pejabat teras FIFA atas tudahan suap, pemerasan dan pencucian uang.

Kejaksaan Agung Amerika Serikat sendiri mengumumkan 14 nama, selain mengungkapkan beberapa eksekutif pemasaran sepak bola dari AS dan Amerika Selatan, yang telah menyuap sekitar 150 juta dolar (hampir Rp 2 triliun) dalam kaitannya dengan berbagai turnamen sepak bola besar.

Para pejabat FIFA yang ditangkap itu adalah Eduardo Li, Jeffrey Webb, Eugenio Figueredo, Jack Warner, Julio Rocha, Costas Takkas, Rafael Esquivel, Jose Maria Marin san Nicolas Leoz.

"Mereka bertanggung jawab pada semua tingkatan, mulai dari membangun lapangan sepak bola untuk anak-anak berkembang dan mengorganisir Piala Dunia," kata Jaksa Agung Lynch.


Baca juga:

MU Siapkan Dana Besar untuk Dapatkan Pemain Bintang

Bek Barcelona Ini Masuk Target Van Gaal

Wakil Presiden dan 9 Pejabat FIFA Ditangkap Atas Tuduhan Korupsi

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan