4 Penyebab Indonesia Gagal di BWF Super Series Finals 2014

Empat wakil Indonesia tidak ada yang lolos dari fase grup dalam ajang BWF Super Series Finals 2014, 17-21 Desember lalu.

Diterbitkan 22 Desember 2014, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jadwal Kompetisi

3. Jadwal Kompetisi

Padatnya jadwal kompetisi membuat waktu persiapan tunggal putra Tommy Sugiarto, ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda ke ajang BWF Super Series Finals 2014 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirate Arab, 17-21 Desember 2014, menjadi mepet.

Sebelum turun di turnamen tutup tahun tersebut, keempat wakil Indonesia ini terjun di Axiata Cup dan Kejurnas PBSI 2014. Babak penyisihan Axiata Cup yang digelar di Jakarta berlangsung dari 27 November hingga 3 Desember. Setelah itu, babak semifinal dan final digelar di Kuala Lumpur, 6-7 Desember.

Tiga hari kemudian, mereka tampil pada ajang Kejurnas PBSI 2014 yang berlangsung di Cirebon, Jawa Barat, 10-14 Desember. Usai turnamen ini, Tommy, Tontowi/Liliyana, Ahsan/Hendra, dan Greysia/Nitya langsung terbang ke Dubai untuk mengikuti turnamen akhir tahun.

Selain persiapan yang mepet, praktis waktu istirahat untuk memulihkan kondisi sangat terbatas. "Kalau saya melihat mereka terlalu padat dalam kompetisi. Mulai dari Axiata Cup dan Kejurnas," kata Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Menghadapi Pemain Top Dunia

4. Menghadapi Pemain Top Dunia

BWF Super Series Finals 2014 merupakan turnamen bulu tangkis tutup tahun. Ajang ini bukan turnamen sembarangan. Hanya delapan pemain terbaik dunia dalam setahun untuk setiap nomor yang dapat tampil di turnamen. Satu negara diwakili maksimal dua pemain atau pasangan untuk setiap nomor.

Di tunggal putra, meski pebulu tangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei tak bisa tampil, masih ada Chen Long. Sementara di ganda putra, ada Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Di ganda putri, peringkat nomor satu dunia asal Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei dan pasangan Jepang peringkat dua dunia Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi tampil di ajang ini.

Sedangkan di ganda campuran, Tiongkon mengirimkan Zhang Nan/Chnzhao Yunlei yang merupakan rangking nomor satu dunia. Selain itu, ada juga pasangan peringkat empat dunia asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan