Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Daftar Lengkap Menteri dan Wamen di Bidang Ekonomi

Reshuffle kabinet Prabowo menyasar jajaran tim ekonomi. Cek daftar lengkap pejabat baru dari menteri hingga wamen.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 15:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali merombak kabinet pada Kamis (1/10/2026). Reshuffle kali ini menyasar sejumlah posisi penting di jajaran tim ekonomi.

Dinamika pelantikan hari ini terbilang cukup menarik. Pasalnya, formasi baru kabinet diwarnai oleh masuknya sejumlah nama baru, adanya pergeseran posisi, hingga penugasan menteri yang kini harus merangkap jabatan ganda.

Pada jajaran menteri, posisi strategis kini diamanatkan kepada Muhammad Sarmuji. Ia resmi dilantik dan dipercaya oleh Kepala Negara untuk menduduki kursi Menteri Perindustrian, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain masuknya nama baru, kejutan lain datang dari sosok Bahlil Lahadalia. Dalam reshuffle kali ini, Bahlil resmi naik kelas dilantik sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Menariknya, Presiden Prabowo juga menugaskan Bahlil untuk tetap merangkap jabatannya saat ini sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hal ini dilakukan untuk memastikan agenda hilirisasi dan transisi energi berjalan selaras.

Gerbong Wakil Menteri Baru Dilantik

Selain kursi menteri, gerbong wakil menteri (wamen) di sektor ekonomi, keuangan, dan pangan juga mendapat amunisi baru yang cukup masif. Prabowo menunjuk sejumlah nama untuk mengisi pos-pos krusial.

Berikut adalah deretan wakil menteri baru yang resmi dilantik hari ini: 

  • Drajad Hari Wibowo: Dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  • Nurkholisoh Ibnu Aman & Luky Alfirman: Keduanya masuk memperkuat Kementerian Keuangan dengan menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
  • Muhammad Saleh Mustafa: Ditunjuk untuk menduduki posisi Wakil Menteri Pertanian guna mengawal ketahanan pangan.
  • Irwan Meilano: Resmi menjabat sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Langkah perombakan kabinet ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah untuk langsung tancap gas. Formasi baru ini diharapkan mampu menggenjot produktivitas industri, menjaga stabilitas fiskal, hingga mengamankan ketahanan pangan dan maritim nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6