Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku tengah mencari berbagai cara untuk mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini diambil di tengah melambungnya harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik global yang belum mereda.
Bahlil mengisahkan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan harga minyak dunia yang sempat melonjak di atas US$ 100 per barel. Meski demikian, pemerintah berkomitmen tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi sepanjang 2026.
"Sampai dengan sekarang, alhamdulillah kita sudah komit untuk harga BBM subsidi sampai dengan 31 Desember 2026. Berapa pun harganya di dunia, tidak akan kita naikkan," kata Bahlil dalam acara InTechSEA 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Advertisement
Beban kas negara untuk alokasi subsidi energi ini diakui tidak ringan. Lonjakan harga minyak dunia hingga di atas US$ 100 per barel berada jauh melampaui asumsi makro yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar US$ 70 per barel.
Meski begitu, jika dihitung untuk periode Januari hingga September 2026, harga rata-rata acuan minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) masih berada di rentang US$ 85–90 per barel. Kendati demikian, tren kenaikan ini tetap berpotensi membengkakkan anggaran subsidi BBM maupun LPG.
"Jadi bayangkan berapa beban subsidi kita. Kita harus putar otak untuk merumuskan kebijakan. Sekalipun terjadi kondisi global yang luar biasa, kepastian terhadap harga BBM di dalam negeri harus tetap kita jamin," ujarnya.
Â
Skema Beban Anggaran Subsidi
Sebelumnya, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah memilih opsi menambah alokasi anggaran subsidi ketimbang membiarkan daya beli masyarakat tergerus.
Merespons harga minyak mentah jenis Brent yang melonjak ke level US$ 107,63 per barel, Bahlil terus berkonsultasi secara intensif dengan Kementerian Keuangan guna menghitung dampaknya terhadap belanja negara.
"Saya berkonsultasi terus dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengikuti secara saksama berbagai dinamika global, khususnya yang menyangkut harga minyak dunia yang tidak menentu," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Tarif Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tetap
Bahlil memastikan pemerintah bertekad menahan tarif BBM bersubsidi pada tingkat harga saat ini. Harga Biosolar subsidi dipastikan tetap sebesar Rp 6.800 per liter, sedangkan Pertalite ditahan pada angka Rp 10.000 per liter.
Ia tidak menampik bahwa keputusan ini berdampak langsung pada membengkaknya beban alokasi belanja subsidi energi dalam APBN.
"Pemerintah sampai hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga BBM subsidi tidak naik. Memang ini sesuatu yang berat karena pasti penambahan subsidinya membengkak," tutur Bahlil.
Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberpihakan pemerintah pada perlindungan daya beli masyarakat menengah ke bawah.
"Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah itu jauh lebih penting. Menambah anggaran subsidi adalah bagian dari langkah strategis yang kita ambil," tegasnya.
Â
Advertisement
Rata-rata ICP Masih Terkendali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346120/original/025129300_1789110460-email-attachment_2026_09_11_ariefhakim-at-klyid_bahlil-lahadalia-pastikan-harga-bbm-subsidi-tidak-naik-meski-minyak-dunia-bergejolak_1000438085.jpg)
Bahlil menerangkan, rata-rata harga acuan minyak mentah Indonesia (ICP) sepanjang periode Januari hingga September 2026 secara keseluruhan masih relatif aman—di bawah US$ 100 per barel—meskipun terjadi lonjakan tajam pada bulan-bulan tertentu.
Per Jumat (11/9/2026), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik 6,7 persen ke level US$ 102,48 per barel, yang merupakan posisi penutupan tertinggi sejak Mei. Sementara itu, harga minyak jenis Brent terkerek 6,3 persen ke posisi US$ 107,63 per barel.
"Sekarang sekalipun ICP sempat menyentuh US$ 106 hingga US$ 108 per barel, secara rata-rata dari Januari sampai September masih di kisaran US$ 85 sampai US$ 90 per barel. Jadi secara keseluruhan masih dalam kisaran terkendali," tutup Bahlil.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260255/original/062425500_1750565237-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298463/original/022893100_1784171596-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T101149.857.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432535/original/046920400_1764813818-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T090200.133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316149/original/025928800_1785915556-1000398548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3441927/original/080733900_1619589140-058834200_1571731165-20191022-Bahlil-Lahadalia-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407327/original/098707200_1762690871-IMG-20251107-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4051432/original/040553800_1655116427-gas-3-kg-dipastikan-tidak-akan-naik-ANGGA-1.jpg)