Liputan6.com, Jakarta - PT TASPEN (Persero) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Bulan Dana Pensiun Indonesia untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak dini.
Mengusung tema “Muda Berkarya, Tua Bahagia”, rangkaian Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan kick off dan pencanangan yang digelar serentak di Jakarta, Bandung, dan Semarang pada Minggu, 6 September 2026.
Kick off di Jakarta dibuka secara seremonial oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi; Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja; Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim; Direktur Keuangan TASPEN, Elamber Sinaga; serta perwakilan berbagai instansi dan pemangku kepentingan sektor dana pensiun, antara lain PT ASABRI (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), serta Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK).
Advertisement
Melalui kegiatan ini, TASPEN dan OJK mengajak masyarakat, khususnya generasi usia produktif, untuk mulai memahami pentingnya perencanaan keuangan dan persiapan masa pensiun sejak dini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341734/original/072287400_1788680194-2.jpg)
Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mulai memikirkan masa depan sejak masa produktif.
“Untuk pertama kalinya bulan dana pensiun hadir sebagai gerakan kolaboratif untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan kepesertaan dana pensiun mengusung tema muda berkarya tua bahagia,” kata Tribuna dalam sambutannya.
Sementara itu, Menteri PANRB, Rini Widyantini mengingatkan bahwa masa purnabakti bagi ASN bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang tetap produktif.
“Jadi masa persiapan yang baik tidak dipersiapkan ketika kita itu akan berhenti bekerja, api sejak mulai bekerja,” ujar Rini.
Tantangan Literasi Dana Pensiun dan Perlindungan Pekerja Sektor Informal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341735/original/077203000_1788680194-3.jpg)
Di tengah tingginya literasi keuangan nasional, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dana pensiun masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Kepala OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti bahwa jurang antara pengetahuan dan tindakan nyata dalam menyiapkan dana hari tua harus segera diatasi.
“Tapi khusus untuk dana pensiun itu akhirnya masih kecil ya, untuk literasinya masih 22%. Kemudian inklusinya juga masih kecil,” ujar Friderica.
Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, menyoroti pentingnya jaminan perlindungan sosial bagi jutaan angkatan kerja Indonesia, khususnya mereka yang berada di sektor informal di tengah ancaman aging population.
“155 juta angkatan kerja Indonesia, 60% mereka berada pada sektor informal. Dan ini menjadi concern buat kami, concern buat kita, bagaimana mereka juga tetap mendapatkan perlindungan sosial," kata Yassierli.
Advertisement
Antusiasme Peserta Rayakan Bulan Dana Pensiun 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341736/original/082768200_1788680194-4.jpg)
Kick Off Bulan Dana Pensiun 2026 turut diramaikan sejumlah kegiatan edukatif dan interaktif bagi para pengunjung, mulai dari senam sehat dan zumba bersama Liza Natalia, berbagai booth interaktif dari TASPEN Group, OJK, ADPLK/ADPI, ASABRI, dan BPJS Ketenagakerjaan, talkshow bersama Prita Ghozie dengan topik “Pensiun Bukan Lagi Pilihan, tapi Kebutuhan untuk Nyaman di Hari Nanti”, hingga kuis, serta pembagian doorprize menarik.
Bulan Dana Pensiun Indonesia selanjutnya ditetapkan sebagai momentum tahunan yang digelar setiap Juli. Penetapan tersebut merujuk pada penyelenggaraan Konferensi Kesejahteraan Pegawai Negeri yang pertama kali berlangsung pada 24-26 Juli 1960. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga pertama kali menjalankan Program Jaminan Pensiun pada 1 Juli 2015.
Sepanjang pelaksanaannya, Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan literasi mengenai dana pensiun. Program tersebut mencakup talkshow di Universitas Sumatera Utara dan sejumlah kegiatan lainnya di berbagai daerah. Rangkaian kegiatan kemudian akan mencapai puncaknya melalui Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas pengembangan industri dana pensiun sekaligus mendorong penguatan ekosistem dana pensiun di Indonesia.
Program Bulan Dana Pensiun mendapat apresiasi dari berbagai peserta, salah satunya Pensiunan PNS TNI Angkatan Udara, Indrayani. Ia mengungkapkan edukasi pengelolaan keuangan sangat penting bagi generasi muda saat ini.
“Pengalamannya ya kita dapat pencerahan mengenai cara memanage keuangan sedini mungkin untuk persiapan di masa pensiun,” ujar Indrayani.
Senada dengan hal tersebut, Arief, seorang pensiunan lembaga tinggi negara asal Jakarta, menyampaikan harapannya agar program sosialisasi dan kemudahan pelayanan bagi pensiunan dapat terus ditingkatkan secara berkesinambungan.
“Harapan kami untuk pemerintah memperhatikan para pensiunan yang saat ini kan harga-harga sudah mulai naik dan bahkan sudah mahal, jadi kalau bisa pensiunan tuh di disesuaikanlah dengan kebutuhan masyarakat, tidak defisit terus tiap bulan,” kata Arief.
Melalui program Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026, TASPEN bersama OJK dan pemerintah berkomitmen terus memberikan edukasi literasi keuangan untuk meningkatkan pemahaman pekerja Indonesia dalam mengelola keuangan. Program tersebut juga ditujukan untuk mendorong kemandirian serta memperkuat perlindungan finansial masyarakat.
Hingga Agustus 2026, TASPEN memberikan layanan kepada 9,13 juta peserta, yang terdiri atas 5,85 juta peserta aktif dan 3,28 juta peserta pensiun. Layanan tersebut didukung oleh jaringan TASPEN yang tersebar di 57 Kantor Cabang, 46 Mitra Bayar, serta lebih dari 16 ribu titik layanan di seluruh Indonesia. Komitmen TASPEN dalam menghadirkan layanan berkualitas juga tercermin melalui tingkat kepuasan atau Customer Satisfaction Index (CSI) yang mencapai 98,7% pada 2025.
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341733/original/064574500_1788680194-Picture1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7683725/original/030728400_1780479595-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_16.14.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530338/original/004764700_1773408699-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_20.15.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424904/original/084923100_1764166778-UANG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433337/original/086224500_1684479776-f473dda3-d4b8-494b-8e64-33ca89307d41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341877/original/032036100_1788689701-layanan_imigrasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103753/original/099722900_1658982826-babi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341842/original/019049500_1788687804-Andi_Taufan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2937007/original/027763700_1570791763-Bandara_Radin_Intan.jpg)