Liputan6.com, Jakarta - PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menyoroti risiko soft market yang dapat menekan harga reasuransi dan melonggarkan persyaratan bisnis. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kerentanan industri ketika siklus pasar berbalik ke fase hard market.
Direktur Operasional Tugure, Erwin Basri, mengatakan bahwa kondisi pasar retrosesi saat ini masih relatif stabil. Namun, pelaku industri perlu mewaspadai risiko catastrophe (CAT)—terutama bencana gempa bumi—serta tren pelemahan harga (softening market).
"Di tengah risiko gempa dan kondisi softening market, tentunya kita perlu bersama-sama mencermati perkembangan yang terjadi agar dapat menjaga kondisi bisnis tetap sehat," ujar Erwin dalam forum di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Advertisement
Technical Analytic & Development Group Head Tugure, Andriansyah, menjelaskan bahwa tekanan harga terjadi saat kapasitas pasar reasuransi global masih berlimpah dan kinerja industri asuransi serta reasuransi global relatif baik. Kondisi ini memicu kompetisi ketat yang menekan harga (pricing) dan melonggarkan syarat serta ketentuan (terms and conditions).
Andriansyah mengingatkan, harga yang berada di bawah technical pricing dapat meningkatkan risiko portofolio pada masa mendatang. Kondisi ini juga memperbesar tekanan saat pasar nantinya memasuki fase hard market.
"Ketika pasar menetapkan harga di bawah technical pricing, pada dasarnya industri sedang menabung risiko yang lebih tinggi untuk masa depan," jelas Andriansyah.
Â
Belajar dari Kegagalan Industri dan Penguatan Tata Kelola
Kasus keruntuhan HIH Insurance di Australia pada 2001 menjadi salah satu studi kasus yang dibahas Tugure. Perusahaan asuransi tersebut bangkrut akibat ekspansi agresif, akuisisi tanpa kontrol, under-pricing, under-reserving, serta tata kelola yang lemah.
Tugure mengidentifikasi sejumlah pola kegagalan berulang dalam industri asuransi, seperti pertumbuhan agresif saat soft market, pencadangan yang tidak memadai, tata kelola lemah, serta konsentrasi risiko tinggi saat siklus pasar berubah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tugure menerapkan technical pricing integrity sebagai acuan penetapan harga demi menjaga kualitas portofolio. Penyimpangan dari technical pricing hanya dapat dilakukan melalui persetujuan Underwriting Committee dengan justifikasi teknis yang terdokumentasi.
Selain itu, penerapan IFRS 17 atau PSAK 117 turut mendorong Tugure memperkuat disiplin pencadangan dan kecukupan cadangan teknis. Tugure juga meningkatkan kualitas data, pemodelan portofolio, keterlibatan aktuaris, serta pengembangan kapasitas dan budaya underwriting.
"Yang akan mampu bertahan dalam kondisi soft market adalah perusahaan yang tetap disiplin dalam pricing, memiliki tata kelola (governance) yang kuat dalam pricing dan cadangan teknis, serta terus mempersiapkan diri menghadapi siklus berikutnya (next cycle)," tegas Andriansyah.
Â
Advertisement
Reinsurance Pricing Assessment
Tugure menilai kejadian catastrophe berskala besar dapat menjadi pemicu utama perubahan arah siklus pasar reasuransi. Kondisi CAT di Indonesia pada 2025 sendiri belum memberikan tekanan signifikan terhadap harga reasuransi domestik karena kapasitas pasar global yang masih sangat berlimpah.
Pandangan tersebut disampaikan dalam acara Tugure Sharing Session: Reinsurance Pricing Assessment yang merupakan bagian dari program Tugure Academy. Forum ini mempertemukan Tugure bersama para mitra usaha untuk membahas dinamika pricing, siklus pasar, risiko CAT, serta strategi menjaga kesehatan bisnis reasuransi nasional.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332714/original/043307300_1756528451-Screenshot_20250830_113306_Gallery.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335849/original/080323100_1788070340-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_1.04.49_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333681/original/050155200_1787802575-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_10.46.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3640465/original/051159500_1637562440-FWD3.jpg)