Selesai Diuji, Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 Siap Beroperasi

Kementerian PU siap operasikan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2. Jalur sepanjang 24 km ini bakal tingkatkan konektivitas dan logistik di Jawa Timur.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersiap mengoperasikan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2. Pembangunan ruas tol sepanjang 24 kilometer tersebut kini telah rampung sepenuhnya.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan jalan tol bukan sekadar infrastruktur transportasi fisik semata, melainkan instrumen vital dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat perekonomian daerah.

"Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody dikutip dari Antara, Jumat (7/8/2026).

Dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), Jalan Tol Prosiwangi dirancang membentang sepanjang 175,40 kilometer. Proyek ini terbagi dalam tujuh seksi pembangunan, meliputi Seksi 1 (Suko–Kraksaan) sepanjang 12,8 km, Seksi 2 (Kraksaan–Paiton) sepanjang 11,2 km, dan Seksi 3 (Paiton–Besuki) sepanjang 25,6 km. 

Selanjutnya, terdapat Seksi 4 (Besuki–Situbondo) sepanjang 42,3 km, Seksi 5 (Situbondo–Asembagus) sepanjang 16,7 km, Seksi 6 (Asembagus–Bajulmati) sepanjang 37,4 km, hingga Seksi 7 (Bajulmati–Ketapang) sepanjang 29,2 km.

Perkembangan terkini menunjukkan, seluruh pekerjaan konstruksi pada Seksi 1 dan Seksi 2 (Suko–Kraksaan) telah selesai dan resmi mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO). Sementara itu, Seksi 3 (Paiton–Besuki) sedang menjalani tahap Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO). Progres positif ini semakin mendekatkan tersambungnya koridor jalan tol di bagian timur Pulau Jawa.

Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi

Selain mempererat konektivitas antarwilayah, Tol Prosiwangi diproyeksikan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa. Aksesibilitas yang makin terbuka akan mempermudah jangkauan menuju kawasan industri, pusat-pusat distribusi, hingga deretan destinasi wisata unggulan di Banyuwangi dan sekitarnya.

Pembangunan Tol Prosiwangi sendiri merupakan bagian dari transformasi PU608 guna menghadirkan infrastruktur penopang efisiensi ekonomi dan daya saing nasional. Langkah ini juga mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen melalui penurunan Incremental Capital Output Ratio (ICOR), peningkatan produktivitas, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

Hadirnya ruas tol ini diyakini bakal memperkuat jaringan transportasi di kawasan Tapal Kuda, melancarkan pergerakan masyarakat, sekaligus menggenjot efisiensi distribusi logistik di Jawa Timur.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6