Wisatawan Asing Naik Kereta Api KAI Sentuh 308.874

KAI menilai wisatawan mulai memakai lebih banyak stasiun sebagai titik awal perjalanan.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 308.874 wisatawan mancanegara atau wisatawan asing menggunakan kereta api jarak jauh pada semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,54% dibandingkan 301.219 pelanggan pada periode sama tahun lalu, dengan tren perjalanan yang semakin meluas ke berbagai stasiun regional di Jawa dan Sumatra.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, sebanyak 106.474 wisatawan atau 34,47% memulai perjalanan dari 222 stasiun di luar 10 stasiun dengan volume wisman tertinggi. Porsi tersebut meningkat dari 33,71% pada semester I 2025 dan menunjukkan pertumbuhan perjalanan wisman tidak lagi terpusat di stasiun utama.

“Wisatawan mulai menggunakan lebih banyak stasiun sebagai titik awal perjalanan. Pola ini membuka ruang bagi kota-kota regional untuk memperkenalkan kekuatan budaya, kuliner, sejarah, alam, serta kehidupan masyarakatnya,” kata Anne kepada wartawan, Senin (20/7/2026).

KAI mencatat jumlah wisman yang berangkat dari 222 stasiun regional naik 4,87% menjadi 106.474 pelanggan pada Semester I 2026 dari 101.531 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu. Tambahan tersebut menyumbang 64,57% dari total kenaikan bersih wisman KAI sebanyak 7.655 pelanggan dalam setahun terakhir.

Peningkatan itu sejalan dengan tren kenaikan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Badan Pusat Statistik melaporkan kunjungan wisman pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan atau naik 5,83% secara tahunan. Sementara itu, UN Tourism mencatat perjalanan wisata internasional tumbuh 2% pada triwulan I 2026.

Secara operasional, sebanyak 11 dari 13 wilayah operasi KAI membukukan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara. Pertumbuhan tertinggi terjadi di Divisi Regional IV Tanjungkarang sebesar 12,76%, disusul Daerah Operasi 4 Semarang 12,38%, Daerah Operasi 5 Purwokerto 11,46%, dan Daerah Operasi 8 Surabaya 11,42%.

 

Memperluas Manfaat Ekonomi

Pada tingkat stasiun, Purwokerto melayani 5.780 wisatawan asing atau naik 20,54%, Tegal melayani 2.980 pelanggan atau meningkat 23,55%, dan Kiaracondong mencatat 2.018 pelanggan atau naik 18,08%. Adapun Garut mencatat pertumbuhan 41,79%, Purwakarta 56,20%, sedangkan Bogor Paledang melayani 1.262 wisatawan atau sekitar tiga kali lipat dibandingkan Semester I 2025.

“Data stasiun dapat membantu daerah membaca perubahan pola kunjungan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk menyiapkan transportasi lanjutan, informasi destinasi, fasilitas publik, serta layanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan,” ujar Anne.

Anne menambahkan, penyebaran perjalanan wisatawan asing berpotensi memperluas manfaat ekonomi bagi daerah apabila konektivitas stasiun didukung transportasi lanjutan, akomodasi, serta layanan pariwisata yang memadai.

“Perluasan perjalanan ke 222 stasiun regional menunjukkan bahwa manfaat konektivitas dapat menjangkau lebih banyak daerah. Potensi itu perlu dipertemukan dengan kesiapan destinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan agar perjalanan wisatawan memberi nilai yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Anne.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6