Penyerapan anggaran belanja Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap tahun selalu lebih cepat dibandingkan belanja barang dan modal. Sepanjang Januari-Oktober 2013, pemerintah telah menggelontorkan dana hingga Rp 187,5 triliun untuk biaya PNS.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPN) Kementerian Keuangan melaporkan data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) untuk belanja (gaji, tunjangan, dan lainnya) PNS sebesar Rp 187,5 triliun atau 80,5% dari proyeksi Rp 233 triliun.
Belanja pegawai masuk dalam anggaran belanja pemerintah pusat yang ditargetkan dalam APBN-P 2013 sebesar Rp 1.196,8 triliun dan sudah terserap 67,6% sebesar Rp 808,7 triliun.
Sedangkan realisasi belanja negara mencapai Rp 1.238 triliun. Angka itu setara dengan 71,7% dari APBN-P tahun ini sebesar Rp 1.726,2 triliun.
Sementara itu, dikutip dari data DJPN, belanja barang dan modal tercatat belum mencapai separuh dari target APBN-P. Realisasi belanja barang dalam kurun waktu sepuluh bulan ini hanya mencapai Rp 97,6 triliun atau 47,3% dari patokan pemerintah Rp 206,5 triliun.
Anggaran belanja modal hingga 31 Oktober ini hanya terserap 45,4% atau Rp 87,4 triliun dibandingkan target sebesar Rp 192,6 triliun.
Belanja sosial terserap Rp 65,7 triliun atau 79,6% dari APBN-P Rp 82,5 triliun. Sedangkan belanja lainnya dari target Rp 19,3 triliun, baru terserap Rp 1,6 triliun atau 8,2%.(Fik/Nur/*)
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPN) Kementerian Keuangan melaporkan data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) untuk belanja (gaji, tunjangan, dan lainnya) PNS sebesar Rp 187,5 triliun atau 80,5% dari proyeksi Rp 233 triliun.
Belanja pegawai masuk dalam anggaran belanja pemerintah pusat yang ditargetkan dalam APBN-P 2013 sebesar Rp 1.196,8 triliun dan sudah terserap 67,6% sebesar Rp 808,7 triliun.
Sedangkan realisasi belanja negara mencapai Rp 1.238 triliun. Angka itu setara dengan 71,7% dari APBN-P tahun ini sebesar Rp 1.726,2 triliun.
Sementara itu, dikutip dari data DJPN, belanja barang dan modal tercatat belum mencapai separuh dari target APBN-P. Realisasi belanja barang dalam kurun waktu sepuluh bulan ini hanya mencapai Rp 97,6 triliun atau 47,3% dari patokan pemerintah Rp 206,5 triliun.
Anggaran belanja modal hingga 31 Oktober ini hanya terserap 45,4% atau Rp 87,4 triliun dibandingkan target sebesar Rp 192,6 triliun.
Belanja sosial terserap Rp 65,7 triliun atau 79,6% dari APBN-P Rp 82,5 triliun. Sedangkan belanja lainnya dari target Rp 19,3 triliun, baru terserap Rp 1,6 triliun atau 8,2%.(Fik/Nur/*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240658/original/010183700_1748927908-Pesawat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357442/original/090884500_1790248073-cek_fakta_pupr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675/original/gaji-pns-130818c.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354744/original/072098900_1790061630-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_14.16.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354743/original/043043400_1790061615-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_14.16.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1562161/original/027431100_1491812155-_DSC3359.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348143/original/026185400_1789384005-SKW_0753.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4849858/original/062762700_1717228941-20240601-Tarian-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351617/original/085276000_1789707527-1000446070.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351550/original/036216000_1789700998-1000445872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182874/original/009156400_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_3.jpg)